Suara.com - Pemain Persiraja Mukhlis Nakata menyatakan skuatnya sudah siap bertanding dan mengikuti kompetisi Liga 1 musim 2021 yang akan dipusatkan di Jawa.
"Kalau main di Pulau Jawa tidak masalah. Seperti pertandingan turnamen pramusim Piala Menpora lalu dilaksanakan di Pulau Jawa," kata Mukhlis Nakata di Banda Aceh seperti dikutip dari Antara, Jumat.
Mukhlis mengaku tidak butuh lama beradaptasi saat pertandingan di Pulau Jawa, termasuk pemain-pemain lainnya yang pernah membela klub Liga 1 dan Liga 2.
"Mungkin, pemain baru yang membutuhkan waktu adaptasi. Sebagian besar pemain Persiraja, pemain baru, namun ada juga pemain lama dan pernah bergabung dengan klub Liga 1," kata Mukhlis yang musim lalu menjadi kapten tim.
Sementara, Shori Murata, pemain asing Persiraja asal Jepang juga siap bermain untuk klub asal Kota Banda Aceh itu dalam kompetisi Liga 1 musim 2021.
"Target saya bermain maksimal dalam setiap pertandingan Persiraja. Saya juga berharap mampu memberikan prestasi terbaik untuk Persiraja," kata Shori.
Liga 1 musim 2021-2022 akan berlangsung dalam format liga penuh tetapi dengan sistem seri. Ada enam seri yang sudah disepakati dalam Kongres Biasa PSSI 2021 pada 29 Mei dan dilaksanakan di tiga klaster daerah di Pulau Jawa.
Klaster pertama meliputi Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta. Klaster kedua di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, dan klaster ketiga di Jawa Timur.
Nantinya, seri satu akan berlangsung di klaster pertama, seri dua di klaster kedua, seri ketiga di klaster ketiga. Lalu berlanjut ke seri keempat yang tetap di klaster ketiga, lalu seri kelima di klaster kedua dan seri keenam atau terakhir kembali lagi ke klaster pertama.
Baca Juga: Liga 1 Start Bulan Depan, Ezra Pede dengan Eksplosivitas Lini Serang Persib
Adapun Liga 2 diproyeksikan berlangsung dalam format turnamen sampai Desember 2021 di mana tim-tim peserta dibagi ke dalam empat grup.
LIB menyatakan Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-202 yang tetap terapkan sistem promosi-degradasi, akan bergulir tanpa penonton. Akan tetapi, Polri menyatakan kebijakan tersebut bisa berubah sesuai kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia.
Berita Terkait
-
Persiraja Banda Aceh Kembali Gagal Menang di Kandang, Pelatih Minta Maaf
-
Kebobrokan Liga 2 Bikin Andik Vermansyah Geram, PT LIB Lempar Bola ke Komdis PSSI
-
Siapa Andik Vermansyah yang Marah-marah di Medsos? Dulu Andalan Timnas Indonesia Kini Terdampar di Liga 2
-
Andik Vermansyah Ngamuk Colek Erick Thohir: Main Bola Kayak Jadi Wayang, Liga Bobrok!
-
Gara-gara Laga Internasional, PSSI Disanksi AFC Denda Ribuan Dollar
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026
-
HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?
-
Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya
-
Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu
-
Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus
-
Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos
-
Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender
-
Pemprov DKI: Evaluasi Jalur Bukan Berarti Abaikan Hak Pesepeda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa