Suara.com - Pertandingan sepak bola tak lengkap rasanya jika tidak ada maskot yang mengiringi setiap pertandingan. Pada pertandingan Piala Eropa tahun ini, Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) telah memperkenalkan Skillzy sebagai maskot Euro 2020.
Asal Usul Maskot Euro 2020
Maskot yang bernama Skillzy ini terinspirasi dari gaya sepak bola freestyle, sepak bola jalanan dan panna. Skillzy pertama kali diperkenalkan ke publik sejak dua tahun lalu pada tanggal 25 Maret 2019.
Perkenalan Skillzy ini dilakukan di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Belanda sebelum di mulainya laga kualifikasi Euro 2020 pada Grup C antara Belanda dan Jerman. Kemunculan Skillzy untuk Piala Eropa 2020 juga turut didampingi oleh freestyler yang bernama Tobias Becs dan Liv Cooke.
Respon Masyarakat terhadap Maskot Euro 2020
Disamping maskot Skillzy ini menerima banyak pujian di masyarakat, munculnya maskot Euro 2020, Skillzy juga diwarnai dengan respon negatif terhadap publik.
Publik mengatakan bahwa kemunculan Skillzy pada tahun 2019 yang lalu tidak mencerminkan semangat kompetisi Euro 2020. Disamping itu juga ada yang menganggap bahwa Skillzy tidak memiliki makna filosofis dan tujuan yang jelas.
Deretan Maskot Euro
Maskot Euro pertama kali diperkenalkan di Italia pada perhelatan Euro 1980. Setelah itu pertandingan Euro selalu diiringi oleh maskot di setiap pertandingannya. Berikut ini adalah daftar deretan maskot Euro yang pernah menghiasi setiap pertandingan Euro.
Baca Juga: Profil Timnas Austria di Euro 2020: Daftar Pemain dan Persiapannya
- Euro 1980: Pinokio
- Euro 1984: Peno
- Euro 1988: Berni
- Euro 1992: Rabbit
- Euro 1996: Goliath
- Euro 2000: Berielucky
- Euro 2004: Kinas
- Euro 2008: Trix dan Flix
- Euro 2012: Slavek dan Slavko
- Euro 2016: Super Victor
- Euro 2020: Skillzy
Pertandingan Euro 2020 akan segera di mulai pada Sabtu 12 Juni 2021 yang digelar di 12 kota yang tersebar 12 negara. Kota dan negara terpilih menjadi tuan rumah Euro 2020 antara lain: Amsterdam (Belanda), Baku (Azerbaijan, Bilbao (Spanyol), Bucharest (Rumania), Budapest (Hungaria), Kopenhagen (Denmark), Dublin (Irlandia), Glasgow (Skotlandia), London (Inggris), Munich (Jerman), Roma (Italia), dan Saint Petersburg (Rusia).
Demikian penjelasan tentang maskot Euro 2020 atau Piala Eropa 2020. Apakah kalian suka dengan maskot Euro 2021 ini?
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif
-
Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk
-
Bikin Rezeki 'Bocor'! Ini 7 Kesalahan Penataan Kompor Dapur Menurut Feng Shui yang Perlu Dihindari