Suara.com - Timnas Slovakia yang berstatus tim underdog sukses mengalahkan Timnas Polandia, yang sejatinya lebih diunggulkan, dalam laga matchday 1 Grup E Euro 2020.
Slovakia menundukkan Polandia dengan skor 2-1 pada pertandingan yang rampung Selasa (15/6/2021) dini hari WIB di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg, Rusia itu.
Laga pembuka Grup E lainnya akan mempertemukan Spanyol vs Swedia di Sevilla dini hari pada pukul 02.00 WIB
Jalannya Pertandingan
Sepanjang babak pertama, pergerakan bomber andalan sekaligus kapten Polandia, Robert Lewandowski memang berhasil dimatikan barisan pertahan Slovakia yang digalang bek Inter Milan, Milan Skriniar.
Sementara di sisi lain, anak-anak Slovakia tampil gagah berani dan seperti tanpa beban.
Serangan-serangan mereka yang dikomandoi gelandang senior Marek Hamsik berkali-kali membahayakan pertahanan Polandia.
Pada menit ke-18, sepakan penyerang sayap Slovakia, Robert Mak dari sebelah kiri membentur tiang gawang. Bola lantas membentur punggung kiper Polandia, Wojciech Szczesny, dan masuk ke gawangnya sendiri.
Ya, gol yang ofisial sebagai gol bunuh diri kiper Juventus itu menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama. Polandia sementara tertinggal 0-1 dari Slovakia.
Baca Juga: Lewandowski Dimatikan, Polandia Tertinggal 0-1 dari Slovakia di Babak Pertama
Memasuki paruh kedua, laga berlangsung jauh lebih sengit dan intens. Hanya semenit pasca restart, Polandia berhasil menyamakan skor jadi 1-1 lewat gol gelandang Torino, Karel Linetty, memanfaatkan assist Maciej Rybus.
Bola tajam kiriman Rybus dari sisi kiri tak berhasil dijangkau Lewandowski, namun berhasil disambut Linetty.
Finishing nama terakhir dari jarak dekat praktis tak bisa dibendung kiper Slovakia yang bermain untuk Newcastle United, Martin Dubravka.
Setelah skor sama kuat 1-1, laga semakin seru saja.
Sayang, petaka datang untuk Polandia pada menit ke-62, saat gelandang senior mereka, Grzegorz Krychowiak diganjar kartu merah oleh wasit setelah mendapatkan kartu kuning kedua.
Kartu merah yang diterima eks gelandang PSG yang kini bermain untuk Lokomotiv Moscow itu adalah kartu merah perdana di Euro 2020 ini.
Tag
Berita Terkait
-
Naturalisasi Baru, Eks Pemain Timnas Slovakia U-21 Ubah Warga Negara Jadi Vietnam
-
Nagelsmann Murka! Jerman Dipermalukan Slovakia 0-2 di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Gelandang Timnas Polandia Bongkar Masa Lalu Buruk Egy Maulana Vikri: Dia Sulit...
-
Inggris Tembus Final, Southgate Ingin Tebus Dosa di Wembley Empat Tahun Lalu
-
Prediksi Prancis vs Polandia di Euro 2024: Preview, Skor dan Link Live Streaming
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?