Suara.com - Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pengarep, entah berkelakar atau tidak, berniat untuk memboyong Sergio Ramos ke klub miliknya, Persis Solo. Namun, warganet justru menyodorkannya bek Bali United, Leonard Tupamahu.
Sergio Ramos telah resmi dilepas Real Madrid setelah negosiasi perpanjangan kontrak yang berlarut-larut pada akhirnya gagal mencapai kesepakatan.
Kondisi itu bikin klub manapun, asalkan sanggup menanggung besaran gajinya, bisa mengajukan tawaran kontrak kepada bek tengah berusia 35 tahun tersebut.
Kaesang seperti biasa, kerap merespons rumor-rumor sepakbola kancah Eropa di akun Twitternya. Terbaru, dia menulis "Bismillah @SergiRamos" di platform media sosial berlogo burung biru itu.
Tak ayal, unggahan Kaesang direspons para pengikutnya. Namun warganet berbondong-bondong memberi Kaesang opsi lain dari pada membeli Sergio Ramos yang secara gaji kemungkinan besar tak bisa dipenuhi Persis Solo.
Salah satu pemain yang direkomendasikan warganet adalah Leonard Tupamahu, bek milik Bali United yang belum lama ramai dibincangkan karena melakukan aksi kekerasan terhadap pemain Persis Solo di laga uji coba, Rabu (16/6/2021).
Dalam laga uji coba di Stadion Manahan, Bek veteran berusia 37 tahun itu kedapatan memukul kepala salah satu pemain Persis Solo, Delvin Rumbano.
Aksi pemukulan itu bermula saat Delvin berebut bola dengan Leonard Tupamahu. Namun, Delvin yang berusaha mengganjal pergerakan Leo membuat mantan bek Persija Jakarta tak terima.
Tanpa berpikir panjang, Leo langsung mendaratkan pukulan ke bagian belakang kepala Delvin hingga mengerang kesakitan. Delvin pun langsung terjatuh.
Baca Juga: Lepas Kepergian Sergio Ramos, Florentino Perez: Real Madrid Akan Selalu Menjadi Rumahmu
Usai videonya viral, kini Leonard Tupamahu menyampaikan permintamaafannya atas insiden tersebut. Ia mengaku sudah menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik dengan Delvin Rumbino.
"Sergio Ramos mahal mending Leonad Tupamahu aja," tulis akun @vixhd.
"Habis leo tupamahu terbitlah ramos," tulis @Zulfifauz.
"jangan mas, mending leo tumpengmahu," tulis @aryaslalubenar.
Berita Terkait
-
Tinggalkan Real Madrid, Sergio Ramos Langsung 'Disenggol' Kaesang
-
Prediksi Denmark vs Belgia di Euro 2020 dan 4 Berita Bola Terkini
-
Sergio Ramos Tinggalkan Real Madrid, Menuju PSG, Juve atau Bayern Munich?
-
Tinggalkan Real Madrid Setelah 16 Musim, Tangisan Sergio Ramos Pecah
-
4 Foto Masa Lalu Anak Presiden Indonesia: Kaesang dan AHY Jomplang Banget
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bobotoh dan Jakmania Wajib Baca! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste
-
Cara Merawat Pintu Mobil Keluarga Sliding Door, plus 10 Opsi Mulai 50 Jutaan Kabin Luas
-
Pajak Ada di Mana-mana, Kapan Manfaatnya Benar-benar Dirasakan Kita Semua?
-
Kejagung Tolak Komentar dan Serahkan Kasus Kematian Tak Wajar Sutrimo ke Polisi
-
6 Manfaat Testosteron Menurut Androlog, Tidak Cuma Soal Gairah Seks
-
Anggaran Wisata Religi Bandar Lampung jadi Sorotan BPK
-
Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti
-
Seoul Busters: Ketika Tim yang Dianggap Gagal Mengajarkan Arti Kerja Sama
-
Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global
-
Terbongkar! Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya ke Jantung Afrika