Suara.com - Presiden Real Madrid Florentino Perez telah menjelaskan bahwa kesepakatan kontrak baru tidak tercapai dan Sergio Ramos akan selalu diterima kembali di klub.
Ramos meninggalkan Real Madrid setelah 16 tahun berseragam Los Blancos. Pemain yang banjir gelar bersama Madrid dan juga Timnas Spanyol itu dikabarkan ingin mencari tantangan baru di tempat lain.
"Ini bukan hari yang mudah, karena Anda istimewa bagi saya," kata Florentino Perez kepada Ramos.
"Saya berharap Anda bahagia dan saya ingin Anda tahu bahwa ini akan selalu menjadi rumah Anda," sambung Perez seperti dikutip Marca, Kamis (17/6/2021).
"Seorang legenda seperti Anda akan selalu menjadi salah satu duta besar Real Madrid."
Sergio Ramos Tinggalkan Real Madrid, Tradisi Kapten Los Blancos Putus
Marcelo dikabarkan menjadi kapten Real Madrid setelah Sergio Ramos dipastikan meninggalkan klub musim panas ini.
Itu berarti ban kapten akan diberikan kepada pemain non-Spanyol untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
Ramos mengambil kapten dari Iker Casillas pada 2015. Casillas dipercaya sebagai kapten Los Blancos setelah kepergian Raul Gonzalez.
Baca Juga: Memphis Depay Sesumbar Oranje Akan Mendominasi di Laga Belanda vs Austria
Sedangkan Raul Gonzalez, yang kini menjadi pelatih Real Madrid Castilla, mengemban tugas sebagai kapten setelah Fernando Hierro hijrah ke Al Rayyan pada 2003.
Pengangkatan Marcelo sebagai kapten baru El Real tentunya akan mengakibatkan terputusnya tradisi ban kapten Real Madrid di lengan pemain Spanyol.
Tapi begitulah 'hukum' di ruang ganti Real Madrid, yaitu bahwa ban kapten diberikan kepada pemain dengan masa servis terlama.
Kebiasaan itu pernah dilanggar oleh Jose Mourinho, yang ketika melatih Real Madrid mengambil ban kapten dari Iker Casillas.
Jika melihat musim lalu, Marcelo tidak bermain reguler di pertahanan Real Madrid. Jika hal itu terjadi, maka kemungkinan besar ban kapten akan berada di lengan pemain asing lainnya, yaitu Karim Benzema.
Pemain Spanyol pertama yang akan muncul dalam hierarki kapten adalah Nacho Fernandez, tepat di depan Luka Modric.
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Iker Casillas Sebut Taktik Thomas Tuchel Bikin Inggris Jadi Pengecut di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Dibalik Keputusan MK soal Kuota Hangus, Pakar CISSReC Ingatkan Transparansi Lebih Penting!
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK
-
Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan