Suara.com - Pertandingan Grup D Euro 2020 mempertemukan Kroasia vs Republik Ceko pada Jumat, 18 Juni 2021 di Hampden Park, Glasgow, Skotlandia berakhir imbang 1-1. Salah satu pemain timnas Kroasia yang mencuri perhatian adalah Andrej Kramaric. Seperti apa profil Andrej Kramaric?
Timnas Kroasia memiliki kesempatan dapat berpeluang untuk lolos ke babak 16 besar Euro 2020. Runner-up Piala Dunia 2018 ini menjadi tim yang diperhitungkan karena diperkuat oleh mega bintang Luka Modric, Marcelo Brozovic dan Mateo Kovacic pada lini tengah. Tak hanya itu, Kroasia juga akan diperkuat pada lini serang oleh Ivan Perisic, Ante Rebic dan juga Andrej Kramaric.
Andrej Kramaric menjadi salah satu pemain subur di Kroasia dan 1899 Hoffenheim dalam mencetak gol ke gawang lawan. Kehadiran Andrej Kramaric disamakan dengan legenda Kroasia, Davor Suker yang pernah membela Sevilla, Real Madrid, Arsenal dan West Ham United. Tak hanya mencetak gol, Kramaric juga sering memberikan assist hingga dapat ditempatkan dalam berbagai posisi. Lantas siapa sebenarnya Andrej Kramaric dan bagaimana sepak terjangnya dalam karier sepak bola? Simak profil Andrej Kramaric berikut ini.
Profil Andrej Kramaric
Andrej Kramaric lahir di Zagreb, Kroasia pada 19 Juni 1991, saat ini berusia 29 tahun. Andrej Kramaric merupakan pemain sepak bola berkebangsaan Kroasia yang berposisi sebagai striker. Saat ini, Kramaric bermain untuk klub 1899 Hoffenheim dan Timnas Kroasia.
Awal Mula Karier
Kramaric memulai karier sepakbolanya sejak dirinya masuk ke akademi Dinamo Zagreb dan menjadi pemegang rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah klub kelahirannya tersebut. Kramaric bergabung saat dirinya berusia 6 tahun yakni pada tahun 1997 dan telah mencetak lebih dari 450 gol untuk tim muda Dinamo Zagreb.
Debut Tim Senior
Kramaric melakukan debut pada tim senior Dinamo Zagreb pada 24 Mei 2009 silam dalam pertandingan melawan NK Zagreb. Ia melakukan debutnya sebagai pemain pengganti pada menit ke-69 dengan menggantikan Josip Tadic. Selama bersama Dinamo Zagreb, Kramaric telah tampil sebanyak 42 caps dengan torehan 10 gol hingga dirinya dipinjamkan ke skuad Lokomotiva.
Baca Juga: Euro 2020: Gilas Portugal 4-2, Jerman Petik Tiga Poin Pertama
Pada awal 2012, Kramaric pindah ke skuad NK Lokomotiva hingga akhir musim. Sebagai pemain pinjaman, ia bersama NK Lokomotiva ia telah tampil sebanyak 45 caps dengan torehan 20 gol. Pada tahun 2013, ia memiliki perselisihan dengan jajaran Dinamo Zagreb yang membuatnya untuk pindah ke HNK Rijeka.
Kramaric memulai debutnya di HNK Rijeka pada 15 September 2013 sebagai starting line up saat melawan Slaven Prva HNL Belupo. Pada pertandingan tersebut, Kramaric juga menjcetak gol pertamanya bersama HNK Rijeka. Pada tahun 2014, Kramaric memenangkan Supercup Kroasia dengan mengalahkan mantan klubnya, Dinamo Zagreb sebagai juara bertahan sebelumnya.
Bermain untuk Leicester City
Kehebatan Kramaric membuat tim Liga Premier Inggris tertarik untuk mendatangkannya. Pada 8 Januari 2015, Kramaric resmi datang ke Stadion King Power untuk membela Leicester City dengan nilai transfer sebanyak 9 juta pounds. Dia bermain bersama Leicester City selama satu tahun setengah sebelum dirinya dipinjamkan kepada klub Jerman 1899 Hoffenheim hingga klub tersebut mematenkan kontraknya. Bersama 1899 Hoffenheim, Kramaric telah menjalani pertandingan sebanyak 145 caps dengan mencetak 77 gol.
Disamping itu, Kramaric telah bermain bersama Timnas Kroasia sebanyak 55 caps dengan torehan 14 gol. Ia memulai debut bersama Timnas Kroasia pada tahun 2014.
Demikian profil Andrej Kramaric, penyerang timnas Kroasia yang menjadi andalan dalam turnamen Euro 2020 ini.
Berita Terkait
-
Christian Eriksen Pensiun? Insiden Tak Sadarkan Diri Picu Memori Pahit Euro 2020
-
Hasil Uji Coba Internasional Hari Ini Jelang Piala Dunia 2026: Kroasia, Maroko, Norwegia dan Denmark
-
Daftar Pemain Kroasia di Piala Dunia 2026, Luka Modric Pimpin Skuad
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Luka Modric Berpeluang Cetak Sejarah usai Masuk Skuad Kroasia untuk Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari