Namun sekali lagi, dominasi Spanyol dengan bola itu tak berarti banyak karena lini depan maupun kreativitas mereka kembali tumpul.
Memasuki paruh kedua, baik Spanyol dan Kroasia saling jual beli serangan, meski Spanyol masih sedikit lebih mendominasi.
Spanyol akhirnya unggul pertama kalinya pada laga ini pada menit ke-57 berkat gol Cesar Azpilicueta.
Bermula dari crossing Ferran Torres dari sisi kanan pertahanan Kroasia, Azpilicueta merangsek masuk ke kotak penalti sukses menanduk bola untuk merobek jala gawang Livakovic.
Menit ke-76, Spanyol mulai menjauh dari kejaran Kroasia. Pasukan Luis Enrique berhasil unggul 3-1 lewat aksi Ferran Torres, yang lepas dari pengawalan.
Tidak offside, winger Manchester City itu pun melepaskan finishing yang dingin untuk menaklukkan kiper Livakovic.
Unggul dengan margin dua gol, Spanyol agak terlena. Kroasia mampu menjaga asa dengan mencetak gol kedua mereka pada menit ke-85 lewat pemain pengganti, Mislav Orsic, usai terjadi kemelut di mulut gawang Spanyol.
Gol tersebut sontak memantik semangat para penggawa Kroasia. Benar saja, tim asuhan Zlatko Dalic akhirnya mampu menyamakan skor jadi 3-3 pada menit ke-90+2, lagi-lagi lewat pemain pengganti, kali ini Mario Pasalic.
Orsic yang baru saja mencetak gol, melakukan tusukan dari sisi kiri. Winger Dinamo Zagreb itu lantas melepaskan crossing matang ke jantung pertahanan Spanyol, yang disambuk dengan tandukan mematikan Pasalic untuk menaklukkan Unai Simon.
Baca Juga: Drama di Parken, Kroasia vs Spanyol Lanjut ke Babak Perpanjangan Waktu
Tak lama kemudian wasit meniupkan peluit panjang. Dengan skor adalah 3-3, maka babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit pun harus dimainkan untuk menentukan pemenang.
Memasuki babak extra-time, Spanyol menggebrak dan hasilnya dua gol tercipta yang semuanya dirancang oleh Dani Olmo untuk dua pemain pengganti.
Morata akhirnya mencetak gol pada menit ke-100 setelah terus dikritik pendukung Spanyol karena tak kunjung menciptakan gol. Tiga menit kemudian keunggulan Spanyol ditambah oleh Mikel Oyarzabal pada menit ke-103.
Morata dan juga Oyarzabal akhirnya menjadi penentu nasib baik Spanyol untuk menjalani pertandingan berikutnya melawan Prancis atau Swiss dalam perempatfinal.
Susunan Pemain:
Kroasia XI (4-3-3): Livakovic; Juranovic, Vida, Caleta-Car, Gvardiol; Brozovic, Modric, Kovacic; Rebic, Vlasic, Petkovic.
Pelatih: Zlatko Dalic (Kroasia)
Spanyol XI (4-3-3): Simon; Azpilicueta, Garcia, Laporte, Gaya; Busquets, Koke, Pedri; Ferran, Sarabia, Morata.
Pelatih: Luis Enrique (Spanyol)
Tag
Berita Terkait
-
Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan
-
2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026
-
Dari Sasaran Kritik Menjadi Pahlawan, Ini Ucapan Menyentuh Ferran Torres
-
5 Kunci Kemenangan Timnas Spanyol atas Argentina di Final Piala Dunia 2026
-
Di Mana Tempat Beli Jersey Timnas Spanyol Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasinya
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam