Suara.com - Gareth Southgate menyatakan atmosfer yang tercipta di Stadion Wembley pada Selasa waktu setempat atau Rabu (30/6/2021) dini hari WIB, mampu menyuntik energi bagi tim nasional Inggris yang menaklukkan Jerman 2-0 dalam laga 16 besar Euro 2020.
"Ini hasil yang luar biasa. Inggris tidak pernah mengalahkan Jerman dalam pertandingan babak gugur sejak final Piala Dunia 1966 di sini," kata Southgate selepas laga dikutip dari laman resmi UEFA.
Energi yang disuntikkan publik Wembley berhasil disalurkan oleh Raheem Sterling dan Harry Kane yang mencetak dua gol kemenangan Inggris.
Lini tengah dan belakang Inggris juga mampu meredam ancaman Jerman, bahkan kiper Jordan Pickford berhasil mementahkan tembakan Timo Werner dan Kai Havertz serta mengintimidasi Thomas Mueller dalam situasi satu lawan satu.
Southgate bahkan menyatakan bahwa meski tak sampai separuh dari kapasitas 90 ribu penonton Wembley terisi, tapi atmosfer di laga kontra Jerman melampaui ketika stadion itu terisi penuh.
"Saya pernah berada di sini dengan kapasitas penuh dan rasanya tidak mendapat atmosfer setingkat hari ini. Mereka berada di belakang para pemain untuk setiap upaya merebut bola, mengawal lawan dan setiap pergerakan pemain kami," katanya.
"Energi sangat luar biasa di stadion dan bisa mengantarkan mereka pulang dengan perasaan segembira ini. Juga mengetahui jutaan orang lainnya, setelah tahun yang sulit, bisa mendapat kenikmatan yang kami berikan hari ini sangatlah luar biasa," ujar Southgate menambahkan.
Secara pribadi bagi Southgate kemenangan ini juga menjadi ajang penuntasan kekecewaan yang ia rasakan ketika gagal mengeksekusi penalti dalam semifinal Euro 1996 melawan Jerman di tempat yang sama.
Inggris selanjutnya akan menanti pemenang laga 16 besar lain antara Swedia kontra Ukraina yang bakal jadi lawan mereka di babak perempat final di Roma, Sabtu (3/7) nanti.
Baca Juga: Dramatis! Kalahkan Swedia 2-1, Ukraina Tantang Inggris di Perempatfinal Euro 2020
Berita Terkait
-
Dramatis! Kalahkan Swedia 2-1, Ukraina Tantang Inggris di Perempatfinal Euro 2020
-
Balik Usai Finlandia Tersingkir di Euro 2020, Ratusan Suporter Positif COVID-19
-
Wembley Jadi Venue Semifinal dan Final Euro 2020, UEFA Diminta Pikir Ulang
-
Cedera Lutut, Simon Mignolet Ucapkan Goodbye pada Timnas Belgia dan Euro 2020
-
Thorgan Hazard Yakin Sang Kakak Fit untuk Laga Belgia vs Italia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar
-
Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati
-
Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu