Suara.com - Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan naturalisasi pesepakbola luar negeri ke pemerintah jika hal itu diminta langsung oleh pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
"Kami akan membuka diri selama rekomendasi untuk menaturalisasi pemain datang dari Shin Tae-yong," ujar Yunus di saluran YouTube PSSI TV, Kamis (1/7/2021).
Pria asal Gorontalo tersebut menegaskan bahwa PSSI siap mengurus semua administrasi pemain yang diajukan Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi.
PSSI, Yunus melanjutkan, tidak akan melakukan intervensi kepada Shin terkait siapa yang dialihstatuskan menjadi WNI.
"Kami menunggu rekomendasi dan tidak akan mengintervensi," tegasnya.
Yunus Nusi juga membeberkan janji bahwa PSSI akan serius dalam mengurus administrasi kepindahan status pemain setelah dinaturalisasi.
Mereka tidak ingin kejadian seperti yang dialami Ezra Walian terulang.
Ezra, yang dinaturalisasi dari Belanda, sempat dilarang memperkuat Timnas Indonesia pada laga atau ajang AFC/FIFA mulai tahun 2019 karena terganjal perpindahan status keanggotaan dari Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) ke PSSI.
Permasalahan itu sendiri pada akhirnya selesai pada Juni 2021 setelah PSSI melengkapi dokumen dan FIFA menyatakan Ezra memenuhi syarat untuk memperkuat skuad Garuda pada ajang FIFA.
Baca Juga: Edinson Cavani Relakan Nomor 7 MU Dipakai Jadon Sancho
"Kami mengevaluasi kasus Ezra yang beberapa tahun baru selesai. Itu menjadi pelajaran bahwa kalau mengurus naturalisasi harus serius dan menyiapkan semuanya," tutur Yunus, yang baru ditetapkan sebagai Sekjen PSSI pada tahun 2021 setelah sebelumnya hanya Plt Sekjen.
Timnas Indonesia sendiri belum beraktivitas kembali sejak menuntaskan pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Uni Emirat Arab pada Juni 2021.
Training camp (TC) untuk sementara belum dapat dilaksanakan karena kasus positif COVID-19 terus meninggi di Indonesia.
Pelatih kepala Shin Tae-yong dan jajarannya yang berkewarganegaraan Korea Selatan juga kembali ke kampung halaman mereka.
Terdekat, Timnas Senior Indonesia akan mengikuti babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 7 September dan 12 Oktober 2021 melawan Taiwan.
[Antara]
Berita Terkait
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
Shin Tae-yong Tak Mau Persija Loyo di Super League, Fisik Pemain Digenjot Habis-habisan
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Deretan Kemenangan Epik Timnas Indonesia di Momen Perayaan HUT RI 17 Agustus
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana