Suara.com - Kiper Persija Jakarta, Yoewanto Setya Beny, yang baru bergabung dengan tim pada Maret 2021, menginginkan menit bermain yang ideal di skuad Macan Kemayoran.
"Semoga saya bisa mendapatkan menit bermain yang ideal, berkontribusi dan membantu tim juara Liga 1 (2021-2022," ujar Yoewanto seperti dimuat Antara.
Yoewanto sendiri direkrut Persija dari Barito Putera untuk melapis kiper utama mereka, Andritany Ardhiyasa.
Persija membutuhkan kekuatan penyokong di posisi kiper setelah Shahar Ginanjar pindah ke klub Liga 2, Dewa United.
Meski berada di bawah bayang-bayang Andritany, yang sering mendapat panggilan Timnas Indonesia, Yoewanto tetap optimistis dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya selama berseragam Monas di dada.
Kiper berusia 28 tahun itu bertekad terus belajar, termasuk dari Andritany, dan menimba pengalaman.
"Saya senang bisa belajar banyak dari Andritany. Itu dapat membuat saya berkembang," tutur Yoewanto.
Namun, Yoewanto dan pemain Persija lain mesti bersabar untuk dapat beraksi kembali di lapangan lantaran jadwal kick-off Liga 1 2021-2022 mundur, dari seharusnya mulai tanggal 9 Juli menjadi akhir Juli 2021.
Hal itu karena kasus COVID-19 di Pulau Jawa terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir.
Baca Juga: Tim Terburuk Dunia Sodorkan Kontrak untuk Messi, Klausulnya Konyol!
Tag
Berita Terkait
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga