Suara.com - Sejumlah sekolah di Inggris mengizinkan para siswanya masuk lebih siang pada Senin (12/7/2021) atau sehari setelah final Euro 2020 yang mempertemukan tim nasional mereka dengan Italia.
Setidaknya dua sekolah telah menyampaikan pengumuman kepada orang tua murid memberi opsi kegiatan belajar mengajar hari Senin (12/7/2021) dimulai pukul 10.30.
Kebijakan itu dilakukan untuk memberikan kesempatan anak-anak Inggris untuk begadang dan menyaksikan final yang sedianya dimainkan mulai pukul 20.00 waktu setempat.
"Kami tentu lebih memilih para siswa istirahat cukup dan siap belajar di sekolah, ketimbang absen atau seharian menggerutu kelelahan," tulis surat yang dibagikan untuk orang tua murid Sekolah Dasar Birklands di Mansfield.
"Biarkan mereka menonton, membicarakan kerja sama tim, motivasi, kegigihan dan mungkin kekecewaan. Ini kesempatan besar untuk belajar," tulis surat yang sama, demikian dilansir Antara dari Reuters, Sabtu (10/7/2021).
Ini bukan saja menjadi kesempatan pertama bagi anak-anak Inggris menyaksikan negaranya tampil di final Euro, hal yang sama juga berlaku bagi sebagian besar orang tua mereka.
Pasalnya ini jadi final turnamen bergengsi pertama Inggris setelah menjuarai Piala Dunia 1966.
Kabar baik bagi murid-murid di Inggris bisa saja berlanjut karena selepas kemenangan atas Denmark di semifinal sebuah petisi telah mendapat dukungan lebih dari 300 ribu orang tentang tuntutan mengadakan hari libur nasional.
Menteri Transportasi Inggris Grant Shapps tidak serta merta menolak wacana itu, tetapi ia juga belum berani berkomitmen sembari berujar: "Saya tidak mau membawa sial!"
Baca Juga: Suporter Italia Tidak Diizinkan Datang ke Inggris untuk Final Euro 2020
Duel Italia vs Inggris di final Euro 2020 akan berlangsung di Stadion Wembley. Pertandingan akan bergulir pada Minggu pukul 20.00 waktu setempat atau Senin (12/7/2021) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
Gagal di Euro 2020, Roberto Martinez Tetap Latih Belgia
-
Bjorn Kuipers, Wasit Belanda Pertama Pimpin Laga Final Euro
-
Didier Deschamps Tetap Latih Timnas Prancis di Piala Dunia 2022
-
Transfer Manuel Locatelli ke Juventus Rampung Pekan Depan?
-
Diminta Jadi Lagu Pembuka Final Euro 2020, Simak 5 Fakta Menarik Lagu Butter BTS
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar