Suara.com - Fullback veteran Persija Jakarta, Marco Motta mengucap janji setia untuk bersama tim yang dibelanya saat ini meski sedang dalam keadaan sulit. Pemain 35 tahun asal Italia tersebut ingin membayar kepercayaan fans kepadanya dengan membantu tim meraih trofi.
Seperti diketahui, kondisi sepakbola profesional di Indonesia sedang dalam masa-masa sulit karena terkena dampak pandemi COVID-19. Kompetisi sepakbola profesional seperti Liga 1 sudah berhenti sangat lama karena pandemi.
Sempat ada asa Liga 1 2021-2022 start pada 9 Juli lalu, namun gagal karena melonjaknya angka kasus positif virus Corona di Tanah Air belakangan ini.
Meski PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi merencanakan liga kick-off akhir Agustus 2021 nanti, tapi belum ada jaminan juga kalau itu akan tepat waktu.
Terbaru, adanya aturan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masayarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli membuat klub-klub Tanah Air tak bisa menggelar latihan bersama.
Termasuk Persija, di mana para pemainnya hanya bisa berlatih mandiri di kediaman masing-masing sampai aturan tersebut dicabut.
Kondisi seperti ini membuat pesepakbola seperti Marco Motta dibuat pusing. Di tengah ketidakjelasan ini, bek serbabisa itu pun memutuskan untuk pulang dulu ke negara asalnya, Italia, untuk berkumpul bersama istri dan sang anak.
Meski demikian, Motta meyakinkan kepada fans Persija bahwa dirinya akan tetap setia pada klub. Mantan pemain Juventus itu mengaku bakal kembali jika situasi di Indonesia sudah memungkinkan.
"Saya ingin memberitahu Anda, saya tidak akan mengubah pikiran. Saya tetap di sini, saya tetap bagian dari Persija. Saya memutuskan untuk bertahan saat ada kesempatan untuk hengkang ke klub lain. Saya memilih Persija," kata Motta di akun Instagram pribadinya via story, Jumat (16/7/2021).
Baca Juga: West Ham Masih Harapkan Jesse Lingard, Tunggu Lampu Hijau Manchester United
"Anda telah percaya dengan saya dan itu penting bagi saya. Saya ingin membayar kembali kepercayaan Anda nanti di lapangan dan memberikan yang terbaik untuk membantu tim mendapatkan trofi," sambungnya.
Motta sendiri diketahui pulang kampung bersama pelatih kepala Persija, Angelo Alessio, yang memang juga berasal dari Italia.
"Sampai jumpa! Tetap kuat dan jangan pernah menyerah," pungkas pemilik satu cap bersama Timnas Senior Italia itu.
Berita Terkait
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah