Suara.com - Tim sepak bola Jerman berjalan meninggalkan lapangan pada menit ke-85 saat berlangsungnya laga persahabatan pra-Olimpiade melawan Honduras, Sabtu (17/7/2021) malam WIB, setelah Jordan Torunarigha mengalami pelecehan rasis.
"Pertandingan berakhir lima menit lebih awal dengan skor 1-1. Para pemain Jerman meninggalkan lapangan setelah Jordan Torunarigha dilecehkan secara rasial," tulis Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) dalam akun Twitter, seperti dikutip AFP, Sabtu.
Pelatih kepala Jerman Stefan Kuntz pun membela anggota skuadnya yang berusia 23 tahun itu atas perilaku rasis tersebut.
"Ketika salah satu pemain kami dilecehkan secara rasial, maka bermain bukan lagi pilihan," kata Kuntz melalui akun Twitter DFB.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Honduras, melalui akun Twitter mereka, mengatakan bahwa situasi itu terjadi karena "kesalahpahaman di lapangan."
Pada Februari 2020, bek tengah Hertha Berlin Torunarigha dikeluarkan dari lapangan karena bereaksi terhadap dugaan cemoohan bernada rasisme dari penggemar Schalke saat kalah di Piala Jerman.
Dalam kejadian tersebut, Torunarigha yang merupakan keturunan Nigeria itu mengambil sebuah botol air dan membantingnya ke tanah sebelum dihadiahi kartu merah karena pelanggaran kartu kuning kedua.
Berita Terkait
-
Ketahuan Doping, Lifter Brasil Dicoret dari Olimpiade Tokyo
-
Olimpiade Tokyo: Atlet Kena Flu, Keberangkatan Dua Cabor RI Diundur
-
Lewat Surat, Atlet Uganda yang Hilang Ingin Kerja di Jepang
-
Panpel Olimpiade Tokyo Laporkan Kasus Covid-19 Pertama di Kampung Atlet
-
Kirim 2 Perenang ke Olimpiade Tokyo, PRSI Ingatkan Atlet Jaga Prokes
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor
-
5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas