Suara.com - Penyerang muda Madura United Kevy Syahertian tak ingin menyia-nyiakan waktu saat menjalani latihan mandiri selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)
Kevy yang kini berusia 22 tahun, mengaku kerap menambah sendiri porsi latihan demi menjaga kondisi tubuhnya tetap prima.
Tambahan menu yang kerap dilakukannya, seperti berlatih dengan bola atau hanya menambah skipping dan juggling.
"Kami buat enjoy supaya program latihan yang diberikan oleh tim pelatih bisa kita jalani dengan baik," kata Kevy, dikutip Antara dari laman resmi klub, Jumat (23/7/2021).
Pemain berusia 22 tahun itu mengaku sangat menikmati program latihan individu yang sedang dijalaninya saat ini.
Menu latihan yang diberikan tim pelatih membuatnya bisa menjaga kebugaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Bagi pemain asal Kabupaten Malang tersebut, program latihan yang didapatkan tak membuatnya jenuh.
Sebab, pemain kelahiran 23 Juni 1999 itu mengatakan, ada sejumlah variasi model latihan di setiap menu yang dijalankan.
Selain itu, Kevy juga dapat menjalankan program latihan tersebut di saat senggang, baik pagi, siang ataupun sore hari.
Baca Juga: PPKM Darurat sampai Akhir Juli, Kick-off Liga 1 Mungkin Mundur Lagi
Soal tempat, ia pun bisa melakukan latihan di rumah yang tak membutuhkan lahan luas.
"Pagi saya berlatih di halaman rumah. Bisa angkat bola dan lari-larian," tambahnya.
Meski saat ini timnya sedang meliburkan semua pemain akibat adanya PPKM darurat Jawa dan Bali, Kevy tetap rajin berlatih agar tubuhnya tetap bugar.
"Kadang saya berlatih sendiri. Kadang juga dengan teman," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Warna Biru Dominasi Logo Liga 1, Siapa Sponsor Baru Kompetisi Kasta Tertinggi Indonesia?
-
Dapat Sinyal Positif, LIB Harap BNPB Terbitkan Izin Liga 1 2021/2022 Pekan Ini
-
Soal Liga 1, Pelatih Persib Bandung Tunggu Arahan PSSI dan PT LIB
-
PPKM Darurat Diperpanjang Hingga 25 Juli, Liga 1 Tetap Digelar Akhir Agustus
-
Liga 1 Ditunda, Robert Tetap Optimistis dengan Kekuatan Persib Bandung
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?