Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita memastikan bahwa Liga 1 musim 2021-2022 akan digelar di wilayah yang dianggap zona aman di Pulau Jawa.
Kepada Antara di Jakarta, Selasa (3/8/2021), Akhmad Hadian menyebut bahwa istilah 'zona aman' lebih tepat digunakan daripada 'zona hijau' seperti yang ada di keterangan resmi PSSI.
"Mungkin lebih tepat 'zona aman'. Jadi sudah ada wilayahnya dari Polri dan BNPB. Seperti saat ini, kasus COVID-19 di beberapa titik tertentu di DKI Jakarta dan Jawa Barat sangat melandai," kata pria asal Jawa Barat tersebut.
Oleh karena itu, Akhmad Hadian memastikan bahwa tidak ada perubahan penggolongan klaster dalam sistem seri yang ditetapkan untuk Liga 1 Indonesia musim 2021.
Klaster pertama meliputi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Klaster kedua yaitu Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, lalu klaster ketiga Jawa Timur.
Nantinya, seri satu akan berlangsung di klaster pertama, seri dua di klaster kedua, seri ketiga di klaster ketiga. Lalu berlanjut ke seri keempat yang tetap di klaster ketiga, lalu seri kelima di klaster kedua dan seri keenam atau terakhir kembali lagi ke klaster pertama.
"Terkait hal tersebut, LIB dan PSSI sudah berkomunikasi dengan BNPB dan Polri. Kondisinya sekarang (di Jawa-red), tingkat kesembuhan dari COVID-19 meninggi, orang yang terpapar menurun," tutur Akhmad Hadian.
Penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai dari Darurat hingga Level 4 oleh pemerintah menunjukkan hasil yang cukup positif terutama di Pulau Jawa.
DKI Jakarta, misalnya, setelah pernah memecahkan rekor tertinggi 14.619 kasus COVID-19 perhari tepatnya pada 12 Juli 2021, data terakhir pada Selasa (3/8), kasus COVID-19 di Ibu Kota menurun ke angka 1.601 kasus per-24 jam.
Baca Juga: Liga 1 Segera Bergulir, Arema FC Siap Terapkan Prokes Ketat
Sementara di Jawa barat, setelah sempat tembus 11.000 lebih pasien COVID-19 perhari pada pertengahan Juli 2021, kabar terbaru, Selasa (3/8) memperlihatkan perbaikan kondisi di mana ada 4.301 kasus COVID-19 sepanjang 24 jam.
Pada Selasa (3/8), PSSI menyatakan bahwa Liga 1 Indonesia 2021-2022 akan berlangsung mulai 20 Agustus 2021.
Keputusan tersebut diambil setelah PSSI dan PT LIB berkonsultasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali serta Polri. Penurunan kasus COVID-19 di Jawa dan Bali juga menjadi pertimbangan utama.
Meski demikian, jadwal itu bisa saja berubah, bergantung pada kesepakatan LIB, PSSI dan klub dalam rapat virtual yang dilaksanakan pada Rabu (4/8).
Sebelumnya, Liga 1 2021-2022 direncanakan bergulir mulai 9 Juli 2021 tetapi ditunda lantaran meningginya kasus COVID-19 di Jawa dan Bali.
Berita Terkait
-
Tenaga Kesehatan Menumpuk di Jawa, Indonesia Timur Krisis Dokter
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah