Suara.com - Manchester City dirumorkan mengincar Lionel Messi setelah sang pemain dipastikan gagal bertahan di Barcelona. Namun belakangan, Pep Guardiola langsung membantahnya.
Menurut Pep Guardiola, Manchester City telah menghabiskan banyak uang untuk memboyong Jack Grealish dari Aston Villa ke Etihad Stadium.
Manchester City harus merogoh kocek 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2 triliun untuk membajak Jack Grealish.
“Kami menghabiskan 40 juta poundsterling untuk Jack Grealish. Kami membayar [ke Aston Villa] 100 juta pounds, dan 60 juta pounds kami mendapatkannya dari hadiah kampiun Liga Inggris musim lalu," kata Pep dikutip dari Sky Sports.
"Dia akan mengenakan nomor punggung 10, kami yakin dengan Jack Grealish. Saat ini tidak ada dalam pikiran kami [untuk mengontrak Messi]."
Pep Guardiola turut mengikuti saga perpanjangan kontrak Messi bersama Barcelona yang akhirnya gagal terwujud. Dia menganggap Tim Catalan punya alasan kuat untuk melepas sang mega bintang.
"Hal itu sepertinya akan selesai dengan baik, terkait [Messi] melanjutkan karier bersama Barcelona. [Kabar gagalnya Messi bertahan di Camp Nou] mengejutkan banyak orang termasuk saya," kata Pep.
"Tapi saya pikir [Presiden Barcelona] Koan Laporta memiliki alasan yang jelas [terkait keputusan yang diambil klub]," tambahnya.
Kontrak Lionel Messi bersama Barcelona sudah habis pada 30 Juni lalu. Barcelona sempat melakukan banyak cara agar sang pemain mau menekan kontrak baru.
Baca Juga: Demi Lionel Messi, Barcelona Sempat Ingin Terobos Aturan La Liga
Laporta menjelaskan bahwa pihak Barcelona dan Messi sejatinya sudah sepakat terkait negosiasi kontrak baru di mana nominal gaji La Pulga musim lalu akan dipotong 50 persen.
Saat semua tampak berjalan sesuai rencana, La Liga lewat aturan salary cap menjadi tembok penghalang kembalinya Lionel Messi ke Camp Nou.
Dalam pernyataannya, Barcelona disebut Laporta tengah mengalami hambatan finansial dan struktural. Krisis keuangan di tengah pandemi membuat kondisi keuangan klub jauh dari kata sehat.
Krisis finansial membuat Barcelona terkena aturan pembatasan gaji dari La Liga. Musim 2019/2020, Blaugrana merupakan klub La Liga dengan anggaran gaji termalah yakni sekitar 671 juta euro.
Namun krisis finansial di tengah pandemi membuat La Liga membatasi salary cap Barcelona hanya sebesar 382,8 juta euro.
Kondisi itu membuat Barcelona tidak bisa mendaftarkan Lionel Messi ke dalam skuad. Tanpa kehadiran Messi pun, keuangan tim sedang goyah.
"Di La Liga, kami harus mematuhi aturan yang ada. Kami berharap mereka bisa lebih fleksibel dalam aturan ini, tetapi sayangnya tidak bisa begitu," kata Laporta.
"Masalahnya beban gaji kami besarnya 110 persen dari jumlah pemasukan kami. Jadi kami tidak punya ruang untuk menambah gaji dari tim kami karena peraturan La Liga ini berdasarkan dari aturan Financial Fair Play," tambahnya.
Berita Terkait
-
Cari Pengganti Jack Grealish, Aston Villa Kejar Joaquin Correa dari Lazio
-
Azrul Ananda, Presiden Persebaya Tertarik Rekrut Lionel Messi, Tapi...
-
Lempar Bola Panas Soal Lionel Messi, Pochettino: PSG Tengah Memperkuat Tim
-
5 Kandidat Klub Baru Lionel Messi usai Hengkang dari Barcelona
-
3 Alasan Lionel Messi Bisa Pindah ke Man City dan 4 Berita Bola Terkini
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun
-
Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang
-
Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang