Suara.com - Pemain Persija diminta staf pelatih untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) ketat seiring diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jakarta.
Menurut asisten pelatih Persija, Sudirman, kepatuhan tersebut menjadi perihal penting demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air.
Apalagi, lanjutnya, jalannya kompetisi profesional sepakbola Indonesia tidak lepas dari situasi pandemi di Tanah Air.
"Para pemain harus paham akan hal itu (protokol kesehatan) dan taat dalam menjalankannya," kata Sudirman dalam keterangan resmi klub, Selasa (10/8/2021).
"Selama pandemi, protokol kesehatan harus selalu diutamakan," tambah juru taktik yang sukses membawa Persija jadi kampiun Piala Menpora 2021.
Belum lama ini, skuad Macan Kemayoran --julukan Persija-- baru saja menjalani tes PCR. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan terbebas dari Covid-19.
Apalagi, dalam waktu dekat Persija akan kembali menggelar latihan bersama-sama sebagai bekal menghadapi Liga 1 2021/2022 yang rencananya bergulir mulai 27 Agustus mendatang.
Rencana kick-off kompetisi Liga 1 2021-2022 harus mundur sepekan dari yang dijadwalkan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Mundurnya waktu kick-off disampaikan langsung langsung Menter Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali usai berkoordinasi dengan PSSI, PT LIB, Kepolisian, dan BNPB.
Baca Juga: Sempitnya Waktu Persiapan, Tantangan Terbesar Persib Jelang Liga 1 2021-2022
Berita Terkait
-
Jadi Andalan Persija, Novri Setiawan Ungkap Rahasia Bisa Bermain Multi Posisi
-
Berusia 37 Tahun, Bek Persija Otavio Dutra Tetap Berambisi Perkuat Timnas Indonesia
-
Tim Sudah Tes PCR, Dutra Belum Tahu Kapan Latihan Bersama Persija Dimulai
-
Skuad Persija Jakarta Kembali Latihan Bersama Jelang Liga 1
-
Pelatih Sebut Fisik Pemain Persija Tetap Bugar Selama PPKM
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera