Suara.com - Nasib malang tengah menimpa bintang Barcelona, Jordi Alba. Pasalnya, ia harus rela merogoh kocek Rp50 juta karena membayar makan malam para pemain Blaugrana.
Setiap pemain sepak bola, punya cara tersendiri untuk akrab dengan rekan-rekan satu timnya. Salah satu cara untuk akrab adalah mengadakan makan malam bersama.
Hal tersebut menjadi lumrah di kalangan pemain sepak bola profesional. Pasalnya, keakraban yang terjalin di luar lapangan bisa berlanjut ke lapangan dan membuahkan hasil.
Banyak potret para pemain profesional yang melakukan makan malam bersama rekan-rekannya. Entah itu di Italia, Inggris, maupun Spanyol.
Hanya saja, makan malam untuk menambah keakraban ini terkadang dibarengi bumbu-bumbu keisengan yang bisa merugikan seseorang.
Salah satunya adalah Jordi Alba. Ia harus menerima isi dompetnya terkuras hingga Rp50 juta karena makan malam bersama rekan-rekannya.
Melansir dari Marca, kisah diporotinnya Jordi Alba diceritakan oleh rekan setimnya, Gerard Pique dalam percakapannya bersama selebriti Spanyol, Ibai Llanos.
Dalam percakapan itu, Pique menceritakan malam di mana pemain Barcelona mengadakan makan malam bersama di sebuah restoran mewah di kota Barcelona.
Saat itu, pemain Barcelona yang datang berjumlah 30 orang. Banyaknya pemain yang datang membuat Pique mengadakan sedikit permainan agar makan malam terasa menyenangkan.
Baca Juga: Nomor Punggung Messi di Barcelona Jatuh ke Tangan Philippe Coutinho, Serius?
Permainan yang dibuat Pique adalah seluruh pemain yang hadir diminta memasukkan kartu kredit yang mereka miliki ke dalam sebuah topi.
Nantinya, kartu terakhir yang diambil oleh pelayan harus membayar tagihan. Semua yang hadir pun berpartisipasi dan memasukkan kartu kreditnya ke topi tersebut.
Tak disangka ternyata kartu yang ditarik keluar oleh pelayan ternyata adalah milik Jordi Alba. Alhasil, ia pun mau tak mau harus membayar tagihan tersebut.
Jordi Alba harus membayar tagihan sebesar 3 ribu euro atau ekuivalen Rp50 juta lebih sedikit. Angka yang cukup besar untuk sebuah tagihan makan malam.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian