Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menonton langsung pertandingan pembuka Liga 1 2021-2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/8/2021). Namun, netizen menyoroti raut muka pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Akun Twitter PSSI membagikan potret ketika Shin Tae-yong hadir langsung untuk menonton pertandingan Liga 1 antara Bali United melawan Persik Kediri.
Dalam unggahan tersebut, Shin Tae-yong tak sendiran karena didampingi tim analis serta asistennya.
"BRI Liga 1 2021-2022 resmi dibuka, STY dan tim langsung tancap gas! Kira-kira apa yang sedang mereka diskusikan ya? " cuit akun Twitter PSSI pada Sabtu (28/9/2021).
Sontak unggahan ini langsung menarik perhatian netizen. Para netizen menyoroti raut muka Shin Tae-yong. Bahkan tak sedikit netizen yang menyebut juru taktik berusia 52 tahun tampak kecewa.
"Raut STY kecewa, gak ada yang sesuai harapan," komentar ruru_twelve.
"Pasti kecewa, terutama masalah stamina," seru izudin_m.
"Semangat coach STY. Kami padamu," tulis Febriyanto_MHK.
Sementara itu, Shin Tae-yong sendiri menonton laga langsung karena dirinya harus segera mempersiapkan Timnas Indonesia. Ada beberapa agenda yang menanti seperti play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, dan Piala AFF 2020.
Baca Juga: Dibantai Manchester City 5-0, Arsenal Jadi Bulan-bulanan Warganet Twitter
Timnas Indonesia harus melalui babak playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 karena hanya menempati posisi juru kunci Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Skuad Garuda menjadi satu dari empat tim yang harus menjalani babak playoff. Tiga tim lainnya adalah Taiwan, Kamboja, dan Guam. Indonesia harus menghadapi Taiwan berdasarkan drawing yang dilakukan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).
Pada awalnya, leg pertama playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 ini akan berlangsung di Indonesia pada 7 September dan leg kedua pada 12 Oktober di Taiwan.
Namun, jadwal leg pertama diundur ke Oktober sesuai kesepakatan antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Taiwan (CTFA) berdasarkan situasi pandemi Covid-19 di negara masing-masing.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia vs Taiwan, Nasib Shin Tae-yong Jadi Taruhan
-
Profil Shin Sang-gyu, Calon Pelatih Fisik Timnas Indonesia yang Diajukan Shin Tae-yong
-
Ketum PSSI: Shin Tae-yong Nonton Liga 1 dari Televisi
-
Bahas Timnas dan Asisten Pelatih, PSSI Rapat dengan Shin Tae-yong
-
Tinggalkan Timnas, Lee Jae-hong Doakan yang Terbaik untuk Sepak Bola Indonesia
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Bojan Hodak Bangga Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Puji Frans Putros
-
Rincian Fantastis Hadiah Piala Dunia 2026: Sang Juara Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun!
-
Daftar Resmi 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026
-
Tumbangkan Inggris di Wembley, Jepang Kian Percaya Diri Menuju Piala Dunia 2026
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level di Bawah Arahan John Herdman di Bongkar Calvin Verdonk
-
Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis
-
Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026
-
Jadwal Super League 2025/2026 Usai FIFA Series, Persija dan Persib Tanding di Waktu yang Sama
-
Penantian 40 Tahun, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026