Suara.com - Bek Manchester United, Eric Bailly, menjadi sorotan karena melakukan pelanggaran fatal di laga Grup D Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika pada Sselasa (7/9/2021) dini hari WIB. Bailly kedapatan melancarkan tendangan kungfu ke pemain Kamerun.
Eric Bailly memang tergusur dari pilihan utama Ole Gunnar Solskjaer di lini belakang Manchester United. Namun, dirinya tetap dipanggil Timnas Pantai Gading yang menjalani laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Bailly kemudian menjadi sorotan karena melakukan pelanggaran fatal dengan menendang kepala lawannya. Momen ini terjadi saat memasuki menit ke-60.
Saat itu, Pantai Gading lebih banyak bertahan karena unggul 2-0. Namun, Bailly menunjukkan pertahanan kurang sempurna dan melakukan pelanggaran keras yang berbuah tendangan penalti untuk Kamerun.
Sebab, intersep bola Bailly malah terkena wajah lawan. Mengantisipasi bola yang memantul di depan gawangnya, Bailly meloncat kemudian melancarkan tendangan dengan kaki tinggi.
Di sisi lain, pemain Kamerun berupaya menyundul bola yang memantul tersebut. Bentrokan pun tak terhindarkan, kepala pemain Kamerun itu terkena tendangan Bailly yang mengangkat kaki terlalu tinggi.
Alhasil, berkat pelanggaran yang sembrono itu Kamerun mendapatkan hadiah penalti. Sedangkan Bailly beruntung hanya diganjar kartu kuning dan bisa melanjutkan pertandingan selesai.
Meski begitu, Bailly bisa bernafas lega karena Pantai Gading juga berhasil meraih tiga poin saat menghadapi Kamerun. Pantai Gading menang tipis 2-1 atas Kamerun.
Dua gol Pantai Gading diborong oleh eks striker West Ham United, Sebastien Haller. Kamerun sendiri hanya bisa menjebol gawang Pantai Gading berkat gol Moumi Ngamaleu dari titik penalti yang memanfaatkan kesalahan Bailly.
Baca Juga: 2 Kali Didepak Timnas Indonesia, Serdy Ephy Fano Diyakini Berubah di Semen Padang
Sementara itu, insiden tendangan kungfu juga baru-baru menjadi perbincangan hangat di sepak bola Indonesia. Pasalnya, AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya melakukan tendangan keras mirip Bailly ke pemain Persiraja, Muhammad Nadhiif.
Berita Terkait
-
Portugal Hadapi Azerbaijan Tanpa Ronaldo, Ruben Dias Fokus Rapatkan Pertahanan
-
Big Match Kontra Brasil Dihentikan Gara-gara Prokes, PSSI-nya Argentina Kecewa Berat
-
Eric Bailly Ketar-ketir Dengar Kabar Kedatangan Varane ke Manchester United
-
Lepas Kepergian Bailly dan Amad ke Olimpiade Tokyo, Solskjaer: Harus Rebut Emas!
-
Resmi, Eric Bailly Perpanjang Kontrak Bersama Manchester United
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Belajar Memahami Manusia Lewat Buku The Art of Dealing with People
-
Serangan AS ke Iran, 4 Warga Tewas saat Acara Pernikahan Berlangsung
-
Harga Murah hingga Minim UPF, Masih Gengsi Makan di Warteg?
-
Angkat Mitos Melegenda Papua, Film Suanggi: Ilmu Kutukan Hadirkan Nuansa Horor Berbeda
-
12 Bank Bangkrut di Indonesia, Terbaru Izin BPR Syariah Gaido Dicabut
-
A Book of Maps for You, Ketika Sebuah Peta Menjadi Hadiah Perpisahan
-
Apakah Freckles di Wajah Bisa Hilang Sendiri atau Butuh Treatment?
-
Kakao Games dan The Grimm Entertainment Kolaborasi Kembangkan Game Webtoon
-
Tergiur Cuan Instan di Telegram, Bendahara RW di Malang Serahkan Rp126 Juta Kas Warga ke Penipu
-
Cinta yang Tumbuh di Tanah Suci: Menyusuri Sabar dalam Asmara di Atas Haram