Suara.com - Pelatih Persela Iwan Setiawan menyanjung tinggi juru taktik Persija Jakarta, Angelo Alessio. Kehadirannya disebut menaikan harkat dan martabat sepak bola Indonesia.
"Saya kira kehadiran Angelo Alessio secara tidak langsung mengangkat harkat, martabat sepak bola Indonesia di mata internasional," ujar Iwan dalam konferensi pers virtual, Kamis (23/9/2021).
Alasannya, dia melanjutkan, tidak lain adalah pengalaman Alessio menangani tim-tim Eropa baik sebagai pelatih maupun asisten pelatih.
Nama Alessio tenar setelah mendampingi pelatih kenamaan Italia, Antonio Conte, sebagai asisten pelatih sejak tahun 2010-2018.
Saat bersama Conte, Alessio turut menyumbangkan berbagai gelar untuk timnya. Mereka membawa Juventus tiga kali juara Liga Italia dan dua kali kampiun Piala Super Italia. Selanjutnya, Chelsea dibawa sekali juara Liga Inggris dan satu kali juara Piala FA.
Dengan pengalaman sebanyak itu, Jose Mourinho Indonesia --julukan Iwan Setiawan-- yakin Alessio memiliki banyak hal yang bisa dibagikan kepada pelatih-pelatih di Indonesia.
"Mudah-mudahan keberadaannya di Indonesia menjadi nilai positif. Kami, pelatih-pelatih Indonesia pun bisa belajar dari beliau," kata pria berusia 53 tahun tersebut.
Alessio direkrut oleh Persija pada pertengahan tahun 2021 dengan beban target juara Liga 1.
Akan tetapi, hingga pekan ketiga Liga 1 2021/22, Persija sama sekali belum merasakan kemenangan. Dari tiga laga yang sudah dilewati, skuat Macan Kemayoran hanya mampu menorehkan tiga hasil imbang.
Baca Juga: 3 Pemain Persela Foto Basah-basahan Telanjang Dada, LA Mania Geram: Ga Isin Kalah Terus?
Persija akan menghadapi Persela dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2021-2022 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (24/9/2021), mulai pukul 20.30 WIB.
Berbeda dengan Persija, Persela sudah merasakan satu kemenangan pada tiga laga perdana Liga 1 2021-2022. Namun, pada dua laga lain, "Laskar Joko Tingkir" harus menelan kekalahan.
Berdasarkan catatan pertemuan, sejak tahun 2007, Persija dan Persela sudah 24 kali berhadapan. Persija mendominasi perjumpaan itu dengan 10 kali menang. Persela "hanya" sanggup lima kali menundukkan lawannya itu, demikian dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Lawan Persija, Iwan Setiawan Jujur Kemenangan Bukan Target Persela
-
Curhat Patah Hati, Ghea Youbi Putus dengan Gian Zola?
-
Tukul Arwana Pendarahan Otak, WAGs Persela Ghea Youbi Turut Kirimkan Doa
-
Persija Vs Persela, Angelo Alessio Waspadai Ivan Carlos
-
Banyak Pemain Absen, Angelo Alessio Optimistis Persija Mampu Tundukkan Persela
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Jelang Duel Klasik Lawan Persija Jakarta, Striker Persebaya Surabaya Tebar Psywar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Dirilis, Peluang Timnas Indonesia Juara Terbuka Lebar
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Leicester City Resmi Mendapat Pengurangan 6 Poin usai Banding Ditolak
-
Bukan Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Juga Bisa Naturalisasi Produk Akademi Arsenal
-
Bojan Hodak Berpotensi Cabut dari Persib Jika Hal Ini Tak Tercapai
-
Wasit Jadi Sorotan! Hector Souto Kritik Keras Kepemimpinan Wasit Laga AFF
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
NAC Breda Tak Terima Dean James Bebas Masalah Paspor, Ajukan Banding ke KNVB