Suara.com - Tim sepak bola putra Papua mengawali penampilan mereka pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dengan menuntaskan revans atas Jawa Barat seusai membukukan kemenangan 5-1 di laga pertama penyisihan Grup A di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Senin (27/9/2021).
Sepak bola putra merupakan salah satu cabang olahraga PON Papua, yang dimainkan lebih awal sebelum upacara pembukaan pesta olahraga empat tahunan yang akan digelar pada Sabtu akhir pekan ini.
Dua anak asuh Eduard Ivakdalam yakni M. Arody Uopdana dan kapten Ricky Ricardo CGT Cawor sama-sama mengemas dua gol untuk kemenangan yang juga dihiasi gol indah yang dicetak Samuel Gideon Balinsa.
Sementara Jabar hanya memperoleh satu gol hiburan yang dicetak Muchammad Wildan Ramdhani Nugraha, menodai status mereka sebagai juara bertahan sepak bola putra PON dan kini terpuruk di dasar klasemen Grup A dengan catatan nirpoin dan selisih gol defisit empat.
Kemenangan membawa Papua memimpin klasemen sementara Grup A dengan raihan tiga poin dan selisih gol yang superior yakni surplus empat.
Papua, yang kalah dalam pertemuan terakhir kedua tim pada semifinal PON 2016, tampil agresif sejak sepak mula menggempur pertahanan Jabar dengan memanfaatkan lebar lapangan.
Setelah beberapa percobaan berhasil dipatahkan barisan pertahanan Jabar, Papua akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit kedelapan melalui Arody yang berdiri bebas tanpa kawalan untuk menanduk umpan silang kiriman Alpons Migau.
Jabar kesulitan mengembangkan permainan mereka tetapi sempat memperoleh situasi tendangan bebas di sisi sayap kanan pada menit ke-23 dan umpan silang tajam yang dilepaskan Ahmad Faisal cukup memaksa kiper Adzib Al Hakim Arsyad meninju bola.
Delapan menit berselang giliran kiper Ade Candra Sena yang dibuat sibuk untuk menepis bola eksekusi tendangan bebas Samuel Giedon Balinsa yang menukik tajam ke atas mistar gawang.
Baca Juga: Sepak Takraw Putri Jatim Kalahkan Sepak Takraw Putri Riau
Papua yang terus tampil percaya diri seharusnya bisa menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-40 saat Ricky Ricardo CGT Cawor menerima umpan di tengah kotak penalti dari Yeter Amohoso, tapi tembakan penyelesaiannya melenceng dari sasaran.
Namun, dua menit berselang, sang kapten segera membayar lunas kegagalannya itu dengan kecermatannya mengecoh Ahmad Faisal demi mengirim umpan tarik matang yang tinggal diselesaikan oleh Arody demi membuat Papu unggul 2-0 hingga turun minum.
Tertinggal dua gol pelatih kepala Jabar Yudhiantara melakukan pergantian pemain ganda saat turun minum, memasukkan Ilham Mahfudzillah dan Rizki Arohma masing-masing untuk Hasan Baharudin Al Farizi serta Muhammad Rizqi Darmaparayana.
Sayangnya langkah itu tak langsung memberi perubahan kepada permainan Jabar. Malahan, Papua berhasil memperlebar keunggulan mereka saat babak kedua baru berusia enam menit melalui gol indah kreasi Samuel Gideon Balinsa.
Menerima bola liar di dekat area busur kotak penalti, Samuel melewati sedikitnya tiga pemain Jabar sebelum melepaskan tendangan yang menaklukkan Ade Candra Sena.
Gol itu rupanya membuat lini pertahanan Papua sempat terlena dan Jabar memberi jawaban instan lewat Muchammad Wildan demi memangkas jarak ketertinggalan 1-3 pada menit ke-53.
Berita Terkait
-
Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi
-
Waspada Provokasi! Tokoh Adat Dorong Masalah Papua Diselesaikan dengan Dialog
-
Walhi Soroti Karhutla Papua Makin Meluas di Tengah Proyek Pangan 2,5 Juta Hektare
-
Walhi Sebut Karhutla di Papua Makin Masif, Banyak Titik Api Berada di Konsesi Food Estate
-
Garudayaksa Gandeng Batam Prime FC, Buka Akademi Satelit
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat
-
Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?
-
Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik