Suara.com - Gelandang sentral Barcelona, Frenkie de Jong mengatakan pemecatan pelatih Barcelona, Ronald Koeman tidak akan menyelesaikan masalah klub.
Seperti diketahui, kekalahan telak terkini dengan skor 0-3 dari tuan rumah Benfica dalam laga matchday 2 Grup E Liga Champions 2021/2022 di Estadio da Luz, Lison, Kamis dini hari tadi telah menambah tekanan pada Koeman.
Juru taktik berpaspor Belanda itu diyakini di ambang pemecatan saat ini.
Barca, yang mengawali musim dengan buruk, masih tertahan di peringkat keenam klasemen Liga Spanyol.
Blaugrana juga kalah 0-3 dari Bayern Munich pada laga matchday 1 Grup E lalu di Camp Nou, yang membuat mereka kini masih nirpoin di Liga Champions dengan selisih gol -6!
Pekan lalu, Presiden Barcelona Joan Laporta mendukung Koeman, namun ia mengatakan dewan tidak akan mengabaikan keputusan yang sulit jika itu memang perlu dilakukan.
"Saya tidak berpikir mengganti pelatih adalah solusi permasalahan kita saat ini," kata De Jong, yang seperti halnya Koeman juga berkebangsaan Belanda.
"Tapi saya tidak bisa berbicara tentang Koeman, itu bukan wewenang saya," sambung mantan pemain Ajax itu seperti dilansir Tribal Football, Kamis (30/9/2021).
"Kami harus terus berjuang, tetap bersama dan mengatasi situasi ini. Kami hanya dapat lolos dari masalah ini dengan kerja keras dan bersatu sebagai sebuah tim."
Baca Juga: Villarreal Kalah Lewat Gol Super Telat Ronaldo, Unai Emery Sebut MU Beruntung
Sementara itu, Koeman mengatakan para pemain masih berada di belakangnya, namun ia tidak tahu apakah dewan ataupun manajemen Barcelona merasakan hal yang sama setelah kekalahan memalukan teranyar lawan Benfica.
Ya, sepertinya mantan pelatih Timnas Belanda itu sudah pasrah jika memang Barca mendepaknya.
"Seperti yang saya katakan beberapa hari yang lalu, mengenai masa depan saya, saya tidak bisa mengatakan apa-apa," ucap Koeman.
"Karena saya tidak tahu apa yang dipikirkan klub dalam hal ini, dan saya tidak ingin menjawab pertanyaan tentang ini lagi karena keputusannya tidak di tangan saya. Kita lihat saja," tukas juru taktik yang juga pernah menukangi Ajax, Benfica, PSV, Valencia, AZ, Feyenoord, Southampton dan Everton itu.
Klasemen Sementara Grup E Liga Champions 2021/2022:
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti