Suara.com - Jurgen Klopp dan Pep Guardiola saling memberi sanjungan jelang laga Liverpool vs Manchester City dalam matchday ketujuh Liga Inggris, Minggu (3/10/2021).
Pep Guardiola dan Jurgen Klopp akan bersitegang untuk ke-22 kalinya dalam pertandingan Liverpool vs Man City yang akan berlangsung di Anfield.
Melansir The Guardian, Sabtu (2/10/2021), baik Guardiola maupun Klopp kini sama-sama memegang sembilan kemenangan dan tiga kali seri sejak pertama kali bertemu pada 2013.
Meskipun Klopp belum pernah lagi membawa Liverpool mengalahkan City sejak kemenangan 3-1 di Anfield pada November 2019, Guardiola tetap menaruh rasa hormat kepada juru taktik asal Jerman itu.
Menurut Guardiola, persaingan sengit dengan Jurgen Klopp telah membuatnya menjadi pelatih yang lebih baik, khususnya saat tiba di Inggris.
“Dia membantu saya, timnya membantu saya menjadi manajer yang lebih baik. Dia memberi saya level lain untuk memikirkannya, membuktikan diri, apa yang harus saya lakukan untuk menjadi manajer yang lebih baik," kata Guardiola.
“Ada beberapa manajer, Jürgen adalah salah satunya, untuk menantang Anda melangkah maju," tambahnya.
Klopp dengan cepat membalas pujian itu. Dia mengaku menaruh rasa hormat kepada Pep Guardiola meskipun dalam konferensi pers sebelumnya, kerap melancarkan psywar terhadap juru taktik asal Spanyol tersebut.
“Dari waktu ke waktu saya mengganggunya dengan hal-hal yang saya katakan dalam konferensi pers yang tidak dimaksudkan untuk mengatakan hal buruk tentang dia atau Man City... saya minta maaf soal itu," kata Klopp.
Baca Juga: Prediksi Brighton vs Arsenal di Liga Inggris, 2 Oktober 2021
“Ini benar-benar salah satu tantangan terbesar bagi semua manajer di sepak bola untuk menghadapi timnya karena mereka bagus," tambahnya.
Duel Liverpool vs Man City dalam pekan ketujuh akan menjadi pertarungan dua tim papan atas untuk memperebutkan puncak klasemen sementara Liga Inggris.
Liverpool untuk sementara menduduki puncak klasemen dengan koleksi 14 poin dari enam pertandingan (empat menang, dua imbang). Sementara Man City berada satu strip di bawahnya dan hanya terpaut satu poin saja.
Berita Terkait
-
4 Alasan Mengapa Laga Manchester City vs Liverpool Layak Dinantikan
-
Kabar Gembira, Ada Wacana Premier League akan Digelar di Indonesia
-
Ini 5 Pembelian Pemain Liverpool yang Gagal Total
-
Alasan Cristiano Ronaldo Tak Ditunjuk Jadi Kapten MU dan 4 Berita Bola Terkini
-
Prediksi Chelsea vs Southampton: Saatnya The Blues Kembali ke Trek Kemenangan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat
-
Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa
-
Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan
-
Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya
-
Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian