Suara.com - Nama Iwan Sukoco menjadi sorotan pecinta sepak bola Tanah Air menyusul keputusan-keputusan kontroversialnya dalam memimpin jalannya pertandingan BRI Liga 1 2021-2022.
Iwan Sukoco mendapat sorotan menyusul adanya komentar dari pelatih Persita Tangerang, Widodo C Putro, pasca laga melawan Borneo FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2021-2022.
Widodo C Putro melancarkan komentar bernada kritik setelah Iwan Sukoco memberi kartu kuning kedua untuk anak asuhnya, Irsyad Maulana, yang dianggap melakukan Diving.
“Mengenai keputusan wasit, saya ada rekaman video, jadi itu betul-betul seharusnya kami mendapat tendangan bebas,” tutur Widodo seperti yang dikutip dari Antara.
“Saya harap PT Liga (PT LIB) mengevaluasi wasit ini yang namanya Iwan Sukoco, karena sepengalaman saya melatih, ini wasit terus diliputi kontroversi, tetapi kenapa masih dipakai. Ini jadi tanda tanya buat saya,” lanjutnya.
Beruntung di laga tersebut Persita arahan Widodo mampu memetik hasil imbang setelah sempat tertinggal dua gol dari Borneo FC.
Terlepas dari hasil tersebut, kritik Widodo menjadi PR bagi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk mulai mengevaluasi kinerja wasit yang memimpin Liga 1.
Apalagi, dalam seri pertama terdapat beberapa keputusan wasit yang kontroversial sehingga para penikmat sepak bola dan bahkan pemain seperti Ivan Carlos mengirimkan protes melalui akun media sosialnya.
Lantas, siapakah sosok Iwan Sukoco ini?
Baca Juga: Pelatih Fisik Merapat, Fisik Pemain Persija Langsung Digeber
Iwan Sukoco, Wasit Kawakan Indonesia
Iwan Sukoco merupakan wasit asal Malang, Jawa Timur. Ia lahir pada 22 November 1977 atau 43 tahun silam.
Selain berkarier sebagai wasit, pria satu ini juga merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sepak terjangnya di sepak bola Tanah Air pun sebagai pengadil lapangan sendiri dimulai sejak 2009.
Saat itu, Iwan telah memimpin beberapa pertandingan Divisi Utama dan juga memimpin gelaran Piala Indonesia pada 2010.
Setelahnya, ia terus berkecimpung di dunia wasit di beberapa ajang seperti Indonesia Super League (ISL), Torabika Soccer Championship, hingga Liga 1.
Saat sepak bola Indonesia dibekukan, Iwan pun menjalani hidupnya sebagai Bintara TNI di mana ia menerima amanat bertugas di BAMIN KOMSOS (Bintara Administrasi Komunikasi Sosial) di Koramil Wagir Kabupaten Malang.
Berita Terkait
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Bukan Aksesori, Ini 6 Fungsi Jam Tangan yang Digunakan Wasit Sepak Bola
-
Prancis vs Maroko: Mengapa Penunjukan Wasit Argentina Menuai Polemik Pencinta Sepak Bola?
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen
-
LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan
-
Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump
-
Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan
-
Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300
-
Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita
-
Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara
-
KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat