Suara.com - Momen menarik terjadi saat Egy Maulana Vikri tampil membela FK Senica melawan Michalovce dalam lanjutan Liga Slovakia, Sabtu (16/10/2021). Pemain Timnas Indonesia itu sempat dilanggar, namun pemain lawan yang justru kena kartu merah.
Setelah membela Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri kembali ditarik oleh FK Senica. Sejatinya, pemain berusia 22 tahun ini dipanggil ke skuat Garuda Muda, tapi klubnya tak memberi izin.
Sebab FK Senica ternyata memang membutuhkan Egy. Pada laga melawan Michalovce, eks Lechia Gdansk ini dimainkan pada menit ke-65 saat timnya tertinggal 0-1.
Sekitar 10 menit Egy bermain, FK Senica berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Elvis Mashike Sukisa. Gol ini lahir berkat skema apik yang diawali umpan manis pemain kelahiran Medan tersebut.
Awalnya Egy mengirimkan terobosan ke kotak penalti lawan yang kemudian dilanjutkan dengan umpan silang ke kotak penalti. Bola itu langsung disambar Sukisa menjadi gol.
Bukan hanya berkontribusi dalam gol, Egy Maulana Vikri juga terlibat intrik pertandingan. Dia sempat diajak ribut oleh lawan jelang berakhirnya pertandingan.
Insiden ini terjadi di masa injury time ketika Michalovce melakukan serangan balik. Pemain lawan yang bernama Takuto Oshima kemudian dilanggar oleh Egy untuk menghentikan counter attack tersebut.
Emosi karena dilanggar, Oshima kemudian mengkonfrontasi Egy dengan mendorong dadanya. Beruntung pemain berusia 22 tahun ini tak terbawa emosi.
Akan tetapi, rekan-rekannya langsung membela dan sempat terjadi aksi saling dorong. Imbasnya, wasit mengeluarkan kartu merah kepada Oshima dan rekan Egy yang bernama Juraj Piroska.
Baca Juga: 5 Striker yang Dibawa Shin Tae-yong ke Tajikistan, Salah Satunya Berusia 16 Tahun
Pertandingan FK Senica melawan Michalovce sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1. Berkat hasil ini, tim Egy Maulana Vikri bertengger di posisi ke-8 dengan perolehan 14 poin dari 11 pertandingan.
Berita Terkait
-
Duet Maut Ole Romeny-Mohamed Ihattaren Diyakini Menggila di Fortuna Sittard
-
Alasan Timnas Indonesia akan Lolos ke Piala Dunia 2030 Menurut Pengamat
-
John Herdman Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jawabannya di Luar Dugaan
-
Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja
-
Lupakan Piala Dunia 2026, Kini Saatnya Piala AFF 2026: Vietnam Panaskan Mesin Lawan Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Belum Sempat Nonton? Film Mortal Kombat II Bakal Rilis di HBO Max 24 Juli
-
Kolaborasi TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Infrastruktur Kabel Laut NCC
-
Amerika Keok Lagi, Drone Kamikaze Iran Hancurkan Pangkalan Ahmed Al-Jaber Kuwait
-
ROG Homecoming Jadi Panggung Inovasi Asus, Komunitas Diajak Lihat Teknologi Masa Depan
-
Bisakah Kita Percaya AC dari Merek Laptop? Membongkar Paradoks Acerpure
-
Dua Tahun Jadi Reruntuhan, Begini Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Kini
-
Bunga KPR Cuma 1,75%! Saatnya Wujudkan Rumah Impian di BRI KPR EXPO 2026
-
BRI dan PERBANAS Bersinergi dengan OJK serta Kemkomdigi Wujudkan Ekosistem Keuangan Digital
-
Review Hanasui Power Retinol Expert Serum, Hempas Flek Hitam dan Garis Halus Budget Murmer
-
Ulasan One Day Off: Mencari Ruang di Tengah Rutinitas yang Berulang