Suara.com - Kesebelasan PSP Padang akan mengoptimalkan ketajaman lini serang mereka menghadapi PSKB Bukittinggi dalam babak semifinal Liga 3 Sumbar yang digelar di Stadion Bukik Bunian Lubuk Basung, Kabupaten Agam, pada Rabu (1/12/2021).
Pelatih kepala PSP Padang Delfi Adri di Padang, Senin (29/11/2021), mengatakan para pemain akan bekerja keras dalam laga nanti untuk memenangkan pertandingan tersebut.
"Kita sudah lakukan evaluasi di setiap pertandingan dan kita siap memberikan yang terbaik," kata Delfi.
Ketajaman pemain depan PSP Padang memang menjadi modal utama untuk memenangkan laga nanti asalkan pemain itu mampu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.
Mulai dari Rori Pranandi Putra dengan tujuh gol, Sahrul Akmal, Sahbandi dan Ferdian Yusril dengan tiga gol, Carel Syadef dan Ary Aulia dua gol dan Aditya Amran, Jery Noval, M Rivaldi dan Wiraja yang mencetak masing-masing satu gol.
Total PSP Padang mencetak 24 gol dari enam laga yang mereka jalani di Liga 3 2021 dan seluruh gol itu dicetak 10 pemain PSP Padang, dan ini menandakan lini serang mereka cukup berbahaya di depan gawang lawan.
Ia mengatakan PSP Padang akan mengantisipasi kecepatan tim lawan yang mengandalkan serangan langsung ke kotak penalti.
"Penyerang PSKB memiliki kecepatan dan jika penjagaan yang dilakukan pemain bertahan betul itu dapat diantisipasi," ujar Delfi kepada Antara.
Menurut dia, pemain PSP sudah melakukan uji coba lapangan dan memang ditemui kondisi lapangan yang kurang layak karena banyak lobang.
Baca Juga: Ferran Torres Ramai Dikabarkan ke Barcelona, Xavi Kasih Tanggapan
"Lapangan ini tidak rata meski rumputnya banyak. Sebaiknya memang laga semifinal dan final ini digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang," tutur Delfi.
Ia mengatakan, baik di babak penyisihan dan babak delapan besar yang digelar di Stadion Haji Agus Salim berjalan baik dan tidak ada yang menguntungkan PSP Padang secara permainan.
"Tapi ini keputusan Asprov PSSI Sumbar dan harus kita hormati bersama. Kita siap untuk main di babak semifinal nanti," ungkap Delfi.
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Legenda Persija Jakarta dan Gubernur Sulut Bangkitkan Lagi Persma 1960
-
Statuta PSSI Baru: Liga 3 Rebutan Piala Gubernur, Liga 4 Piala Bupati atau Walikota
-
Kisah Tri Brata Rafflesia: Adik Bhayangkara FC Juara Liga 4 Meski dengan Dana Pas-pasan
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah