- Sriwijaya FC resmi terdegradasi ke Liga 3 musim depan karena hasil pertandingan yang buruk.
- Tim tersebut terpuruk di dasar klasemen akibat hanya mengumpulkan dua poin dari dua puluh satu laga.
- Degradasi ini disebabkan oleh krisis internal dan performa kurang optimal sepanjang kompetisi musim ini.
Suara.com - Sriwijaya FC resmi menjadi tim Pegadaian Championship pertama yang dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim depan setelah hasil-hasil pertandingan tak lagi memungkinkan mereka bertahan.
Kepastian itu tak lepas dari performa yang jauh dari harapan sepanjang musim ini. Dari 21 pertandingan yang telah dijalani, Sriwijaya FC hanya mampu mengoleksi dua poin. Raihan tersebut membuat posisi mereka terbenam di dasar klasemen dan tak lagi bisa mengejar pesaing di atasnya.
Secara matematis, tambahan poin maksimal di sisa laga tidak cukup untuk mengangkat posisi mereka keluar dari zona degradasi. Dengan selisih poin yang terlampau jauh, peluang bertahan resmi tertutup lebih cepat dibanding tim-tim lain.
Kondisi ini sebenarnya sudah diprediksi sejak awal musim. Sriwijaya FC diketahui menghadapi krisis berat yang berdampak langsung pada performa tim di lapangan. Berbagai persoalan internal membuat persiapan tidak berjalan optimal dan kedalaman skuad menjadi terbatas.
Di atas lapangan, Laskar Wong Kito kesulitan bersaing. Produktivitas gol rendah, lini pertahanan rapuh, serta inkonsistensi permainan menjadi gambaran perjalanan mereka sepanjang kompetisi. Minimnya kemenangan membuat kepercayaan diri tim terus menurun dari pekan ke pekan.
Situasi tersebut membuat Sriwijaya FC tak mampu mengimbangi ritme persaingan yang semakin ketat. Sementara tim lain berbenah dan memperkuat komposisi pemain, SFC justru harus berjibaku dengan keterbatasan.
Turun ke Liga 3 menjadi pukulan telak bagi klub yang pernah memiliki sejarah kuat di sepak bola nasional. Namun, degradasi ini sekaligus menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi manajemen untuk membangun kembali fondasi tim.
Kini, fokus Sriwijaya FC tertuju pada pembenahan internal agar dapat bangkit dan kembali bersaing di level yang lebih tinggi pada musim-musim berikutnya.
Baca Juga: Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
Berita Terkait
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
-
Snoop Dogg Bikin Heboh di Swansea City, Pelatih Lawan Spill Bau Tak Biasa di Lorong Stadion
-
3 Pemain Timnas Indonesia Berjuang untuk Terhindar dari Zona Degradasi
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Deretan Pemain Naturalisasi yang Terancam Degradasi Bareng Klubnya, Siapa Saja?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Evaluasi Van Gastel usai PSIM Yogyakarta Kembali ke Jalur Kemenangan
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Batal Akibat Perang AS-Iran?
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan