Suara.com - Kylian Mbappe mengakui bahwa dia tidak menutup peluang untuk memperpanjang kontraknya di Paris Saint-Germain (PSG), di tengah kabar sang penyerang terus dikaitkan dengan transfer ke Real Madrid pada musim panas 2022.
Juara Piala Dunia 2018 bersama Timnas Prancis tersebut sering kali dikaitkan kabar kepindahannya dari Ligue 1 Prancis ke LaLiga Spanyol, dengan klub Paris tersebut sempat menolak dua tawaran besar dari Real Madrid untuk Mbappe di bursa transfer musim panas kemarin.
Di musim panas lalu, Mbappe sendiri telah terang-terangan menyatakan hasratnya untuk hengkang dari PSG. Penyerang berusia 22 tahun itu mengaku ingin bermain di luar Prancis dan memperkuat klub elite di Eropa.
Karena itulah, Mbappe enggan memperpanjang kontraknya di PSG yang akan kedaluwarsa di akhir musim ini. Tak ayal, eks bintang AS Monaco itu terus dirumorkan akan hengkang ke Real Madrid secara gratis pada akhir musim nanti.
Akan tetapi, Mbappe kini mengakui dirinya bisa saja bertahan di Paris.
"Saya tidak tahu," kata Mbappe dalam wawancara dengan Amazon Prime ketika ditanya tentang masa depannya, Senin (6/12/2021).
"Hari ini saya harus meluangkan waktu. Ini tidak mudah. Bagaimanapun, saya akan bermain untuk klub besar," sambungnya.
“Awalnya saya kecewa (tidak pergi dari PSG pada bursa transfer musim panas 2021). Namun, ini bukannya saya main di divisi ketiga, saya berada di klub yang ingin memenangkan Liga Champions. Saya berada di PSG, klub besar."
"Saya orang Paris, saya punya keluarga, saya merasa baik, saya selalu mengatakannya. Saya hanya ingin menemukan sesuatu yang lain."
Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam: Liga Inggris, Liga Italia hingga Liga Spanyol
Selain membahas masa depannya, Mbappe mengakui bahwa permainan antara dirinya, Neymar dan Lionel Messi sebagai trio di lini serang PSG masih bisa lebih baik lagi ke depannya.
"Kami sadar bahwa kami perlu berbuat lebih banyak, kami sadar bahwa kami belum maksimal," tutur Mbappe.
"Ketika Anda memiliki tiga pemain dengan level itu, Anda tidak dapat bersembunyi darinya. Kami bertiga perlu melakukan hal-hal yang membuat kita tetap kolektif. Kita masing-masing harus melakukan bagian kita. Saya yakin kita bisa jauh lebih baik seiring dengan berjalannya musim."
Ditanya apakah dia adalah menjadi "bos" di PSG, Mbappe menjawab; "Sulit. Ketika Anda bermain dengan Neymar dan Messi, tidak sopan menyebut diri Anda bos."
"Sekarang saya dalam periode yang bagus, tim bekerja dengan baik, tapi tentu bisa jauh lebih baik lagi. Kami benar-benar tidak peduli tentang siapa bosnya. Tujuannya adalah untuk menempatkan ketiganya dalam kondisi yang tepat karena kami dapat mengubah jalannya permainan. Lebih baik seperti itu," tandas sang pemain.
Tag
Berita Terkait
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica: Misi Kunci Tiket 16 Besar di Bernabeu
-
Real Madrid Tak Terima Vinicius Jadi Korban Rasisme, Pemain Muda Mereka Malah Hina Orang China
-
UEFA Skors Sementara Prestianni usai Dugaan Rasialisme terhadap Vinicius Junior
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
-
Bruno Fernandes di Ambang Pecahkan Rekor 24 Tahun Ryan Giggs di Manchester United
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Jalani Salat Tarawih di Austria, Rekan Jay Idzes Dapat Doa Spesial dari Umat Muslim
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid