Suara.com - Barito Putera dan Pelatih Djadjang Nurdjaman resmi berpisah. Ini seperti dijelaskan di Instagram resmi klub, Selasa (15/12/2021).
Dijelaskan Barito Putera bahwa keduanya sepakat mengakhiri kerja sama pada Minggu, 13 Desember lalu. Tidak dijelaskan secara detail apa yang membuat kedua tim nemilih berpisah.
Hal ini diperkirakan tak lepas dari pencapaian Barito Putera di BRI Liga 1 2021/2022. Dalam 17 pertandingan yang sudah dijalani, Barito Putera hanya mencatatkan empat kemenangan.
Dari 17 laga itu tim berjuluk Laskar Antasari --julukan Barito Putera-- menelan 10 kekalahan dan tiga seri. Alhasil, mereka bercokol di tempat ke-15 atau satu setrip di atas zona degradasi dengan 15 angka.
"Tak mudah memang menerjemahkan setiap kejadian menjadi sebuah kebaikan, semoga kita semua bisa mengambil hikmah atas semua perjalanan selama ini," tulis Barito Putera.
"Terima kasih Coach Djanur atas cinta dan dedikasinya selama kurang lebih 2 tahun perjalanan. Semoga sukses selalu," sambung pernyataan klub.
Djadjang Nurdjaman di unggahan Barito Putera turut mengucap salam perpisahan. Mantan juru formasi Persib Bandung itu meminta maaf karena tak bisa membawa Barito Putera meraih prestasi.
"Sekali lagi saya mohon maaf bila ada kesalahan baik kata maupun perbuatan selama kita bersama-sama. Saya berdoa semoga kalian dapat lebih baik kembali," ujar Djanur, sapaan akrab Djadjang.
Djadjang Nurdjaman menjadi pelatih kesembilan yang tak menyelesaikan tugas bersama klub hingga BRI Liga 1 selesai.
Baca Juga: Tatap Putaran Kedua BRI Liga 1, Pelatih Persita Widodo C Putro Fokus Benahi Hal Ini
Sebelumnya sudah ada Mario Gomez (Borneo FC), Joko Susilo (Persik Kediri), Hendri Susilo (Persiraja Banda Aceh), Rahmad Darmawan (Madura United), Jacksen F. Tiago (Persipura Jayapura), Igor Kriushenko (Tira Persikabo), Milomir Seslija (PSM Makassar), dan Iwan Setiawan (Persela Lamongan).
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
-
Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
-
Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
-
Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II