Bola / Bola Indonesia
Senin, 04 Mei 2026 | 06:43 WIB
Pelatih Kepala PS Barito Putera Stefano “Teco” Cugurra (tengah) memberikan keterangan jelang laga perdana Liga 2 saat konferensi pers di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (11/9/2025). (Antara/Tumpal Andani Aritonang)
Baca 10 detik
  • Pelatih Stefano Cugurra mengajak manajemen mengevaluasi kegagalan Barito Putera promosi ke Super League pada musim kompetisi 2025/2026.
  • Meskipun menang 8-3 atas Persipal FC di Banjarmasin, tim gagal promosi karena kalah poin dari pesaing lainnya.
  • Teco menekankan pentingnya evaluasi kolektif serta pembenahan kedalaman skuad untuk meningkatkan konsistensi performa pada musim kompetisi mendatang.

Suara.com - Pelatih PS Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, mengajak manajemen untuk melakukan evaluasi menyeluruh setelah tim gagal promosi ke Super League, meski menutup musim dengan kemenangan besar pada laga terakhir Liga Championship 2025/2026.

Pada pekan ke-27 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu waktu setempat, Barito Putera menutup kompetisi dengan kemenangan 8-3 atas Persipal FC. Namun, hasil tersebut tidak mampu mengangkat posisi tim di klasemen akhir.

Kegagalan promosi dipastikan setelah PSS Sleman menang 3-0 atas PSIS Semarang dan mengamankan tiket ke Super League. Sementara itu, Persipura Jayapura menang 2-0 atas Persiku Kudus untuk melaju ke babak playoff menghadapi runner-up Grup Barat, Adhyaksa FC, demi satu slot promosi tambahan.

Teco menegaskan pentingnya evaluasi untuk menentukan arah tim ke depan, termasuk pembenahan skuad agar lebih kompetitif dan konsisten dalam mengejar target promosi musim berikutnya.

“Kegagalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen tim, mulai dari manajemen, pelatih, hingga pemain, mengingat sepak bola merupakan kerja kolektif yang tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja,” ujar Teco di Conference Room Stadion 17 Mei, Minggu malam.

Ia menilai selisih poin yang tipis dengan para pesaing menjadi faktor krusial, terutama akibat hilangnya poin di sejumlah laga penting, termasuk pertandingan kandang yang berakhir imbang serta kehilangan keunggulan di menit akhir.

Meski target tidak tercapai, Teco melihat adanya peningkatan performa dibanding musim sebelumnya. Ia menyoroti kontribusi pemain muda yang mulai menjadi andalan tim dan menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang kompetisi.

Beberapa nama seperti Geraldo, Adit, dan Frank dinilai mampu menjawab kepercayaan tim pelatih, sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang klub.

Teco juga menyinggung awal musim yang sempat berjalan impresif dengan lima kemenangan beruntun. Namun, performa tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir kompetisi, seiring panjangnya format liga dan perubahan jadwal pertandingan.

Baca Juga: PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kesiapan tim, menjaga konsistensi performa, serta memperkuat kedalaman skuad melalui perekrutan pemain berkualitas.

Sementara itu, pemain Barito Putera, Erwin Gerard, mengaku kecewa meski tim meraih kemenangan besar di laga terakhir karena hasil tersebut belum cukup untuk membawa tim promosi sesuai target awal musim.

Erwin menegaskan tim akan menjadikan hasil musim ini sebagai motivasi untuk bangkit dan tampil lebih baik ke depan. Ia juga mengapresiasi dukungan pelatih, manajemen, serta suporter yang terus menyertai perjuangan tim hingga akhir musim.

Load More