Suara.com - Kabar buruk melanda klub Egy Maulana Vikri, FK Senica yang mentas di Liga Slovakia. FK Senica diterpa krisis finansial.
Hal ini berimbas dengan kontrak Egy Maulana Vikri yang digadang akan bergabung dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.
Secara gamblang, FK Senica mengaku tak bisa menjamin perpanjangan kontrak salah satu pemain andalannya itu.
FK Senica sedang mengalami masalah keuangan. Belum lama ini, klub telah mengumumkan pergantian pemilik dari Oldrich Duda ke Peter Snegon.
Atas krisis finansial tersebut, FK Senica harus kehilangan salah satu pemain terbaiknya yang bernama Melvis Mashike Sukisa. Pemain yang sebelumnya jadi top skor klub itu memilih hengkang ke klub rival MSK Zilina.
Selain itu, FK Senica juga disebut menunggak gaji para pemain selama tiga bulan. Nama Egy Maulana Vikri termasuk dalam daftar pemain yang gajinya belum turun.
Di tengah situasi sulit itu, pemilik baru FK Senica menolak untuk menyerang. Peter Snegon berupaya untuk menggandeng pengusaha lokal demi membantu krisis yang dialami FK Senica.
Dampak krisis tersebut membuat FK Senica mengaku bahwa mereka tidak bisa menjamin menjamin masa depan kontraknya.
Sebagaimana diketahui, pemain asal Indonesia memiliki kontrak dengan klub Slovakia itu sampai Desember 2021. Namun, pemain berusia 21 tahun ini punya opsi untuk meneken kontrak anyar.
Baca Juga: Shin Tae-yong Berharap Tuah Egy Maulana Vikri Saat Timnas Hadapi Malaysia di Piala AFF
"Salah satu prioritas kami adalah mempertahankan Egy. Bukan hanya karena alasan iklan, tapi juga karena Egy memang punya potensi dalam sepak bola," ucap Peter Snegon dikutip dari Sport Aktuality pada Jumat (17/12/2021).
"Kami ingin dia tinggal bersama kami, tapi kami tidak dapat menjaminnya terlebih dahulu. Ini semua tentang uang dan Anda tidak bisa memaksa orang keluar," imbuhnya.
Kendati demikian, Snegon menyebut sejauh ini negosiasi kontrak dengan Egy masih berlangsung. Negosiasi itu dijalankan oleh David Balda yang notabene direktur olahraga FK Senica.
"Negosiasi dengan Egy sedang berlangsung dan klub masih punya David Balda yang berperan mendatangkan Egy. Kami akan menyelesaikan semuanya dengan cepat dan saya yakin bisa mengatasinya," katanya.
"Jika tidak, maka setidaknya kami akan berusaha menyelesaikan kompetisi dengan cara yang bermartabat," tegasnya.
Saat ini, Egy Maulana Vikri sendiri memang masih di FK Senica, meski mendapatkan panggilan timnas Indonesia untuk Piala AFF 2020.
Setelah kompetisi Liga Slovakia rampung, eks Lechia Gdansk tersebut dikabarkan bakal langsung terbang ke Singapura demi membela panji Garuda di dada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Dua Dekade Bangun Usaha Gula Merah, Rosidah Sukses Kembangkan UMKM Sumenep Berkat KUR BRI
-
Guru Besar UI Soroti Krisis Senyap di Dunia Medis: Mengapa Dokter yang Sakit Tetap Bekerja?
-
Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya
-
Kepala BGN Jawab Kritik Dapur MBG vs Sekolah Rusak: Tak Adil Jika Dibandingkan
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
3 Bedak Padat Viva untuk Kulit Kuning Langsat, Lengkap Review Pembeli
-
Laba Bersih Chandra Asri Tembus Rp6,71 Triliun di Semester I-2026
-
Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah
-
Isuzu Tunjukkan Fleksibilitas Kendaraan Niaga di GIIAS 2026, Masuk ke Industri Kreatif
-
Kisah Sukses UMKM dari Sumenep, Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah Berkat KUR BRI