Suara.com - Wasit Ammar Ebrahim Mahfoodh menjadi salah satu sosok yang menuai sorotan tajam dari publik saat timnas Indonesia berjumpa Malaysia pada laga pamungkas Grup B Piala AFF 2020.
Hal ini tak terlepas dari kinerja wasit Ammar Ebrahim Mahfoodh saat mempimpin duel timnas Indonesia vs Malaysia di Stadion Nasional, Singapura, Minggu (19/12/2021) itu.
Ammar Ebrahim Mahfoodh dinilai mengambil sejumlah keputusan kontroversial yang merugikan timnas Indonesia maupun Malaysia.
Salah satu kejadian mencolok yang diabaikan oleh wasit ialah ketika Ramai Rumakiek dijatuhkan Malaysia di dalam kotak penalti pada menit ke-20.
Tak lama setelah kejadian ini, Pratama Arhan juga dijatuhkan. Namun, Ammar Ebrahim Mahfoodh bergeming dan tidak mengambil keputusan apa pun.
Malaysia pun juga sempat dirugikan dengan keputusan ini. Tepatnya saat Safawi Rasid dijatuhkan Alfeandra Dewangga di area kotak penalti pada menit ke-24. Namun, lagi-lagi wasit tak meniup peluit.
Sementara pada menit ke-58, wasit Ammar Ebrahim juga menganulir gol yang dicetak pemain timnas Malaysia, Syafiq Ahmad.
Menurut wasit, gol tidak sah karena sebelumnya Nadeo Argawinata sempat dilanggar pemain Malaysia ketika hendak menjemput bola.
Profil Ammar Ebrahim Mahfoodh
Baca Juga: Penampilan Dion Cools Mengecewakan, Pelatih Malaysia Beri Pembelaan
Ammar Ebrahim Mahfoodh merupakan wasit asal Bahrain yang sering mendapat tugas untuk memimpin pertandingan-pertandingan di Asia.
Yang terbaru, wasit bernama lengkap Ammar Ebrahim Hasan Mafhoodh ini mendapat kepercayaan untuk memimpin pertandingan-pertandingan di ajang Piala AFF 2020.
Sejauh ini, Ammar Ebrahim Mahfoodh sudah tiga kali memimpin jalannya pertandingan Piala AFF 2020. Uniknya, seluruh tugas yang dijalaninya berlangsung saat timnas Malaysia bertanding.
Tugas pertamanya pada Piala AFF 2020 yakni saat Malaysia menang telak 4-0 atas Laos pada 9 Desember 2021. Pada laga ini, dia bertugas sebagia wasit cadangan alias fourth official.
Sementara itu, tugas keduanya bergulir ketika Malaysia dihajar Vietnam tiga gol tanpa balas. Pada laga ini, Ammar bertugas sebagai wasit utama.
Ammar Ebrahim Mahfoodh sebetulnya merupakan wasit kepercayaan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Sebab, dia banyak memimpin laga di bawah AFC.
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF, Media Vietnam: Tim Banyak Kejutan
-
Yuk Nobar Indonesia vs Singapura Bersama Wali Kota Metro di RIS Metro
-
Digelar dengan Format 2 Leg, Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala AFF Indonesia Vs Singapura
-
Ipswich Town Ikut Bangga Elkan Baggott Jebol Gawang Malaysia
-
Sempat Remehkan, Safee Sali Akhirnya Memuji Kehebatan Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya