Suara.com - Datangnya tahun 2022 tinggal menghitung hari, dan semakin dekatnya pembukaan jendela transfer musim dingin pada Januari semakin membuat presiden Barcelona Joan Laporta gelisah. Apalagi jika bukan memikirkan cara untuk menghentikan rencana Real Madrid memboyong bomber paling menjanjikan di dunia saat ini, Erling Haaland.
Dikabarkan sebelumnya, Real Madrid sudah mencapai kesepakatan verbal dengan Kylian Mbappe.
Sebagaimana diketahui, telah diputuskan bahwa Mbappe akan menyelesaikan kepindahannya yang telah lama ditunggu-tunggu ke Real Madrid tahun depan. Saat ini pembicaraan dengan Mbappe ditunda sementara menyusul duel Real Madrid dengan PSG di babak 16 besar Liga Champions pada Februari dan Maret 2022.
Klub pimpinan Florentino Perez pun saat ini tengah fokus untuk mendapatkan Erling Haaland dari Borussia Dortmund. Target Real Madrid adalah, memiliki Haaland dan juga Mbappe di musim depan.
Real Madrid sendiri saat ini memiliki Vinicius Junior, talenta muda yang semakin tajam di bawah asuhan pelatih Carlo Ancelotti.
Jika rencana Perez berjalan mulus, musim depan Real Madrid akan memiliki senjata mengerikan di lini depan. Yaitu trisula Vinicius, Mbappe dan Haaland.
Rencana besar Real Marid tersebut tak ayal membuat Barcelona, rival Los Blancos di La Liga, ketar-ketir.
Presiden Barcelona Joan Laporta pun bertekad untuk melakukan segala yang dia bisa guna mencegah kesepakatan Madrid-Haaland terjadi.
Cara yang paling tepat untuk menghentikan mimpi Real Madrid adalah dengan memboyong Haaland ke Camp Nou.
Baca Juga: Resep Sukses Shin Tae-yong Dongkrak Performa Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
Laporta pun sudah memulai 'obsesi jahatnya' dengan menemui agen Erling Haaland, Mino Raiola beberapa waktu lalu. Meski hingga kini belum ada kabar lebih lanjut.
Sebelum bertemu dengan Laporta, Raiola sendiri telah memberi sinyal jika bergabungnya Haaland ke Barcelona bukan keinginan yang mustahil.
"Bisakah Haaland menunggu Barcelona? Dia bisa menunggu siapa pun," kata Raiola kepada NOS yang dilansir Marca, Senin, 20 Desember 2021.
"Kami tidak memiliki pra-perjanjian dengan klub mana pun," tegas Raiola.
"Kami akan mencari opsi terbaik untuknya dan saya tidak bisa mengesampingkan satu tahun lagi di Dortmund. Secara teoritis, itu masih mungkin."
Di mata Raiola, Barcelona adalah klub besar. Meski tengah terpuruk, lelaki yang dikenal sebagai agen super itu yakin jika Barcelona akan bangkit dalam satu dua tahun ke depan.
"Barcelona akan selalu menjadi salah satu klub terbesar di dunia, terlepas dari situasi mereka saat ini," ujar Raiola.
"Dalam satu atau dua tahun mereka akan kembali. Mereka memiliki kekuatan untuk menemukan kesepakatan ekonomi yang hebat. Mereka hanya perlu satu atau dua tahun untuk kembali."
Barcelona Tak Ingin Bernasib seperti Manchester United
Masalah pelik memang tengah dihadapi Barcelona. Berawal dari skandal kepemimpinan sebelumnya di era Josep Maria Bartomeu, guncangan finansial akibat pandemi dan hutang yang menggunung, hingga perginya sang ikon Barcelona- Lionel Messi.
Buruknya performa Barcelona di musim ini, yang dikarenakan banyak hal, pun telah menelan korban. Ronald Koeman ditendang dari kursi pelatih dan Xavi Hernandez dibawa pulang untuk menukangi Ousmane Dembele dan kawan-kawan.
Kepulangan Xavi memang menjadi secercah harapan bagi fans Barcelona yang tidak ingin melihat Los Cules terpuruk selama bermusim-musim seperti Manchester United ketika ditinggalkan Sir Alex Ferguson.
Akan tetapi, seorang Xavi pun tidak akan bisa berbuat banyak tanpa dukungan dari berbagai pihak, khususnya manajemen klub.
Presiden Barcelona FC, Laporta, memang telah berjanji melakukan semua yang dia bisa untuk memperkuat skuad Barcelona yang sangat rentan di musim ini.
Bursa transfer Januari tinggal beberapa hari lagi, dan diprediksi, tidak semua rencana presiden Barcelona itu akan segera terjadi. Termasuk memboyong Haaland di tengah krisis finansial yang mencekik.
Dilaporkan sejumlah media di Spanyol, dalam beberapa kesempatan, Laporta memang mengakui dia tidak ingin melihat Haaland berseragam Real Madrid. Ia pun pastinya tidak mau menonton tanpa mengambil tindakan atas rencana besar Madrid.
Keinginannya untuk mencegah trisula Mbappe, Haaland dan Vinicius Junior telah menjadi obsesi Laporta. Tak peduli obsesi tersebut disebut jahat, lelaki berusia 59 tahun itu siap untuk menghentikan rencana El Real.
Dengan kata lain, Barcelona telah menabuh genderang perang terhadap Real Madrid di awal tahun depan. Gerakan klandestin dan manuver siap mereka lakukan demi memperebutkan tanda tangan Erling Haaland.
Tag
Berita Terkait
-
UEFA Skors Sementara Prestianni usai Dugaan Rasialisme terhadap Vinicius Junior
-
UEFA Jatuhi Sanksi ke Gianluca Prestianni usai Dugaan Rasis ke Vinicius Jr, Benfica Ajukan Banding
-
Alasan Alvaro Arbeloa usai Real Madrid Dipermalukan Osasuna
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pemain di Belanda Ini Bisa Langsung Debut untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
-
Real Madrid Tak Terima Vinicius Jadi Korban Rasisme, Pemain Muda Mereka Malah Hina Orang China
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?
-
PSV Eindhoven Jadi Klub Paling Cocok untuk Mees Hilgers Musim Depan
-
Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
-
Update Kondisi Pemain Persib Jelang Hadapi Madura United, Marc Klok Comeback?
-
Comeback Fenomenal Pemain Keturunan Indonesia, Tampil Impresif Usai Pulih dari Cedera ACL
-
Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro