Suara.com - Gelandang anyar Persija Jakarta, Ahmad Bustomi ingin membuktikan dirinya "belum habis" dalam usia yang menginjak ke-36 tahun dan masih pantas berkompetisi level teratas Indonesia bersama skuad Macan Kemayoran.
"Saya ingin membuktikan bahwa saya masih bisa, belum habis. Gairah main sepak bola di 'top level' Indonesia 'on' lagi. Jadi, terima kasih banyak kepada Persija mau menerima saya. Saya tak akan banyak berjanji, tapi saya akan membuktikan di lapangan," kata Bustomi, dikutip Antara dari laman Persija di Jakarta, Selasa (28/12/2021).
Persija Jakarta mengumumkan bergabungnya Bustomi ke tim dan menjadi pemain ketiga yang direkrut Macan Kemayoran pada jendela transfer tengah musim setelah Ichsan Kurniawan dan Samuel Christianson Simanjuntak.
Dengan kemampuannya saat ini, pesepak bola yang sebelumnya merumput untuk Persela Lamongan itu yakin dirinya bisa membantu skuad asuhan pelatih Angelo Alessio mencapai target musim ini yaitu setidak-tidaknya duduk di posisi tiga besar klasemen Liga 1 Indonesia 2021-2022.
"Insya Allah bisa karena masih ada 17 pertandingan sisa pada putaran kedua. Persija memiliki banyak pemain muda berbakat dan senior yang mumpuni. Kombinasi pemain muda dan senior untuk kompetisi yang panjang seperti ini sangat bagus dan perlu. Tidak ideal jika semua pemain muda atau semua pemain senior," kata Bustomi.
Sementara soal persaingan di lini tengah Persija, Bustomi tidak menganggapnya sebagai sebuah kompetisi melainkan kerja sama.
Pria yang turut membawa Arema juara Liga Super Indonesia 2009-2010 itu menegaskan hanya fokus untuk menampilkan yang terbaik dalam latihan dan pertandingan.
"Pasti pelatih punya penilaian tersendiri. Siapa yang siap pasti akan main. Siapa yang main pasti akan kami dukung. Saya melihatnya bukan persaingan, tapi rekan kerja. Menurut saya kami semua satu keluarga yang bahu-membahu," tutur Bustomi.
Sudah berada di Persija Jakarta, Ahmad Bustomi juga menyadari harapan dari kelompok suporter klub, The Jakmania yang selalu ingin tim kesayangannya berprestasi.
Baca Juga: Final Piala AFF 2020, Pelatih Thailand Waspadai Taktik Shin Tae-yong yang Kerap Berubah
"Wajar sebenarnya. Tim sebesar Persija pasti ekspektasi suporternya tinggi. Pastinya tim dituntut berprestasi. Saya rasa bagus sehingga pemain tak berada di zona nyaman," kata pemain timnas Indonesia di Piala AFF 2010 itu.
Ahmad Bustomi sendiri sudah menjalani latihan perdana bersama rekan-rekan Persijanya di Depok dan latihan tersebut dipimpin langsung oleh pelatih Angelo Alessio.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026
-
Persija Jakarta di Bawah Persib! Dominasi Maung Bandung di Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
-
Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil
-
Shin Tae-yong Blak-blakan Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim