Suara.com - Laga Liga Italia yang mempertemukan tuan rumah Bologna kontra Inter Milan urung digelar setelah pihak otoritas kesehatan Bologna memutuskan pertandingan pertama pada pekan ke-20 ini tidak bisa dilaksanakan.
Seperti dilansir laman resmi Inter, Kamis (6/1/2022), CEO Giuseppe Marotta mengatakan pada dasarnya keputusan penundaan pertandingan Bologna vs Inter Milan, yang seharusnya dihelat Kamis (6/1/2022) malam WIB ini, dilakukan demi kebaikan semua pihak yang terlibat pada laga.
Marotta menjelaskan Bologna sudah siap untuk bertanding, namun keputusan ASL (otoritas kesehatan setempat di Italia) memutuskan laga tidak bisa digelar sehingga pertandingan akhirnya urung terlaksana.
Ia menilai harus ada pedoman jelas untuk olahraga jika terjadi kasus seperti ini, dan membatasi kompetensi ASL dalam mengambil keputusan agar kejadian ini tidak terulang kembali.
"Pertama-tama kami menegaskan kembali tujuan utama dari semua; untuk menjaga kesehatan para pemain, para penggemar, serta semua orang yang berputar di sekitar olahraga ini," ujar Marotta.
"Bologna sudah siap untuk turun ke lapangan namun mereka harus menjalani keputusan ASL. Tidak ada pedoman untuk olahraga. kita membutuhkan protokol yang membatasi kompetensi ASL, jika tidak situasi ini akan terulang," sambungnya.
Sebelumnya diketahui jika setidaknya delapan pemain Bologna yang dikonfirmasi positif COVID-19, yang membuat otoritas setempat memperingatkan pertandingan melawan Inter tidak akan diizinkan.
Direktur ASL Kota Bologna, Paolo Bordon mengatakan kepada La Repubblica, bahwa pertandingan Bologna vs Inter Milan sepertinya tidak bisa dilangsungkan.
"Sepertinya mereka tidak bisa bermain. Kami melaksanakan perintah untuk menghentikan olahraga kompetitif," ujar Bordon.
Baca Juga: Prediksi Juventus vs Napoli, Grande Partita Pekan ke-20 Liga Italia
Sejauh ini, hanya pertandingan Bologna vs Inter Milan yang mengalami penundaan, sedangkan sembilan pertandingan lainnya pada pekan ke-20, yang dimulai Kamis (6/1/2022) malam WIB ini, bakal berlangsung sesuai jadwal.
Berita Terkait
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Klaim Inter Milan Sudah Berikan Segalanya
-
Inter Milan Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Bakal Diganti Diego Simeone?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia