Suara.com - Samuel Balinsa, gelandang tim PON Papua, kini menjadi pemain asal Papua terbaru yang berkesempatan untuk membuktikan bakatnya di Liga Thailand.
Dari kabar yang beredar, Samuel Balinsa telah mendapatkan kontrak resmi dari klub kasta kedua Liga Thailand, Lampang FC, dengan durasi enam bulan.
Pemain berusia 22 tahun itu juga sempat mengunggah sebuah foto di akun Instagramnya ketika me-repost postingan pemain asal Papua lainnya, Yanto Basna.
Melalui unggahan tersebut, Yanto Basna yang kini juga berkarier di Liga Thailand mengunggah foto yang terindikasi terkait dengan kepindahan Samuel Balinsa ke Lapang FC.
Meskipun demikian, sampai saat ini belum ada kabar resmi dari Lampang FC soal perekrutan mantan pemain skuad juara PON Papua itu.
Jika benar Balinsa bergabung dengan Lampang FC, maka ia akan meneruskan jejak seniornya asal Papua yang sudah terlebih dahulu meniti karier di Thailand.
Beberapa pemain asal Papua memang sering dilirik oleh klub-klub Liga Thailand. Sayangnya, ada nama yang gagal bermain di Thailand karena terkendala masalah.
Berikut Suara.com menyajikan deretan pemain asal Papua yang berkarier di Liga Thailand.
1. Yanto Basna
Baca Juga: Kisah Titus Bonai yang Nyaris Satu Tim dengan Chanathip Songkrasin di Liga Thailand
Yanto Basna menjadi pesepak bola asal Papua yang kariernya di Liga Thailand terhitung awet sampai saat ini.
Bek berusia 26 tahun itu sudah mengawali kiprahnya di kompetisi Negeri Gajah Putih sejak tahun 2018 yang lalu saat bergabung dengan Khon Kaen FC.
Ketika itu, dia direkrut dari Sriwijaya FC. Setelah bermain nyaris satu tahun bersama Khon Kaen FC, Yanto Basna kemudian diangkut klub Liga Thailand lainnya, Sukhothai FC.
Pada awal tahun 2020, ia kembali melanjutkan kariernya bersama klub Thailand. Kali ini pelabuhan barunya ialah PT Prachuap FC.
Namun sampai saat ini belum ada kabar terbaru mengenai kontrak Yanto Basna meski masa baktinya sudah habis per 1 Januari 2022 yang lalu.
2. Todd Rivaldo Ferre
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Tegaskan Takkan Ikuti Jejak Shayne Pattynama: Belum Waktunya Balik ke Indonesia
-
Shayne Pattynama Hengkang ke Persija, Sandy Walsh Dipastikan Bertahan di Buriram United
-
Kabar Buruk untuk 4 Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand, Kuota Pemain ASEAN Dihapus
-
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Kartu Merah, Pratama Arhan Dapatkan Menit Bermain
-
Rumor Pulang Kampung Berakhir, Pratama Arhan Dipastikan Bertahan di Bangkok United
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Adu Harga Pasar Thom Haye dan Layvin Kurzawa, Siapa Paling Mahal di Persib Bandung?
-
Bintang Baru Persija Belum Teruji, Jakmania Ingatkan Performa Lapangan Tak Sekadar Track Record
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?