Suara.com - Pelatih tim nasional putri Indonesia, Rudy Eka Priyambada membidik raihan poin penuh dari Thailand dan Filipina di Grup B Piala Asia Wanita 2022.
Juru taktik berusia 39 tahun itu menyebut bahwa timnya memang perlu realistis dalam menatap laga-laga Grup B Piala Asia Wanita 2022.
"Kami bisa mengambil poin penuh dari Thailand dan Filipina," ujar Rudy di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (13/1/2022).
Peluang menang Indonesia dari laga versus Thailand dan Filipina lebih besar karena sudah beberapa kali bersua di level Asia Tenggara.
Namun, lain halnya ketika berhadapan dengan satu tim lain di Grup B yaitu Australia. Indonesia akan melawan salah satu timnas putri terbaik di Asia ini pada 21 Januari 2021.
Australia merupakan juara Piala Asia Wanita pada tahun 2010. Selain itu, skuad perempuan Negeri Kanguru juga diperkuat pemain-pemain yang merumput di klub-klub ternama Eropa seperti Arsenal, Manchester City, Tottenham Hotspur, Chelsea dan Olympique Lyon.
"Bagaimana pun kami realistis. Banyak pemain Australia yang bermain di Liga Inggris," tutur Rudy.
Meski begitu, timnas putri tetap mempersiapkan diri dengan baik menuju Piala Asia Wanita 2022 sebab tak ada yang tak mungkin dalam sepak bola.
Rudy Eka menegaskan bahwa skuad berjuluk Garuda Pertiwi terus menunjukkan perkembangan setelah menunaikan satu bulan pemusatan latihan (TC) di Jakarta dan menjalani lebih dari enam kali laga uji coba.
Baca Juga: Shin Tae-yong Nonton Langsung Duel Persib Bandung vs Bali United, Bayu Fiqri Diajak Ngobrol
Terkini, timnas putri menundukkan tim akademi putri Persib Bandung dengan skor 10-0 pada pertandingan uji coba di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.
"Ada peningkatan luar biasa. Kolektivitas, kerja sama, fisik para pemain bagus. Pada dasarnya, kami siap ke Piala Asia," kata Rudy.
Piala Asia Wanita 2022 digelar di India pada 20 Januari-6 Februari 2022. Di Grup B, pertandingan pertama Indonesia bergulir pada 21 Januari 2022 yakni menghadapi Australia.
Kemudian pada 24 Januari 2022, skuad berjuluk Garuda Pertiwi akan melawan Thailand lalu tiga hari kemudian menjajal kekuatan Filipina.
Timnas putri Indonesia yang berkekuatan 23 pemain akan berangkat ke India pada 16 Januari 2022, demikian seperti dimuat Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Kode "W" di Tengah Nasib Buram Egy Maulana Vikri di FK Senica
-
Respons Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia Batal Hadap Bangladesh
-
Pantau Laga Persib Bandung Vs Bali United di Stadion Ngurah Rai, Shin Tae-yong Incar Pemain Muda
-
PSSI Minta Timnas Putri Indonesia Patuhi Prokes saat Piala Asia India
-
Ketum PSSI Berharap Timnas Putri Indonesia Lolos dari Fase Grup Piala Asia Wanita 2022
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara