Suara.com - Hasil kurang memuaskan dalam dua laga terakhir yang diraih Persija Jakarta, membuat manajemen tim resah. Oleh sebab itu, bakal ada evaluasi yang dilakukan.
Adapun Persija dalam dua pertandingan gagal mendapatkan kemenangan. Macan Kemayoran --julukan Persija-- kalah dari Persipura Jayapura (1-2) dan seri kontra Persela Lamongan (1-1).
Yang menjadi sorotan adalah hasil kurang memuaskan itu didapat saat tim kesayangan Jakmania melawan tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Padahal, komposisi pemain Persija di putaran kedua ini sudah jauh lebih baik. Tujuh pemain dengan reputasi apik telah didatangkan oleh manajemen untuk menambah kekuatan tim.
Mulai dari Ichsan Kurniawan (gelandang), kemudian menyusul Samuel Christianson Simanjuntak (bek), Ahmad Bustomi (gelandang), Makan Konate (gelandang), Ikhwan Ciptady Muhammad (bek), Irfan Jauhari (penyerang sayap), dan terakhir ada Syahrian Abimanyu (gelandang).
Presiden Klub Persija, Mohamad Prapanca, menekankan bahwa manajemen sangat tidak puas dengan performa tim. Apa yang dirasakan Persija fans juga dirasakan manajemen.
Oleh sebab itu, manajemen tim bakal melakukan evaluasi. Bukan tidak mungkin nasib Pelatih Angelo Alessio terancam jika memamg juru formasi asal Korea Selatan itu dianggap menjadi biangnya.
"Sama halnya dengan Jakmania, kami manajemen pun sangat kecewa dengan hasil yang diraih oleh Persija di dua pertandingan terakhir," kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca dilansir dari laman resmi klub, Senin (17/1/2022).
“Keresahan kami sama. Harus ada evaluasi demi mengembalikan Persija ke jalur yang tepat untuk mencapai target musim ini," jelasnya.
Baca Juga: PSIS Semarang Resmi Pinjam Gelandang Jangkar Persija Jakarta Resky Fandi
Tidak dijelaskan kapan evaluasi bakal dilakukan. Namun, ia menegaskan semua aspek bakal dipelajari dan mencari penyebab tidak maksimalnya Marko Simic dan kawan-kawan.
"Dengan mempertimbangkan segala aspek yang ada, maka dalam waktu dekat manajemen akan melakukan evaluasi dan membuat keputusan terbaik bagi tim Persija," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup