Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Sudirman menanggapi strategi timnya yang mulai terbaca oleh lawan. Di mana serangan biasanya dimulai dari Riko Simanjuntak dan Marko Simic sebagai penyelesainya.
Apa yang dimainkan Persija ini terbilang sudah berlaku sejak lama. Dari mulai Pelatih Stefano Cugurra hingga yang terbaru Angelo Alessio.
Pergerakan Riko dan Simic yang sudah terbaca lawan mulai nampak ketika ditangani oleh Alessio. Dalam beberapa pertandingan terlihat Simic tidak bisa bergerak dengan leluasa untuk menerima umpan Riko.
Menanggapi hal ini, Sudirman yang menggantikan peran Angelo Alessio setelah dipecat mengaku punya cara sendiri. Meski diakuinya peran Riko di Macan Kemayoran --julukan Persija-- sangatlah penting.
"Semua pelatih punya cara, punya metode melihat kekuatan dan kelemahan tim. Saya pikir dari mana pun kita menyerang itu keputusan pelatih," kata Sudirman dalam konferensi pers, Selasa (25/1/2022).
"Kita tahu Riko pemain yang punya kecepatan, determinasi, daya juang, dan bisa memecah kebuntuan tim yang sedang dihadapi. Tetapi di mana pun kami bermain ada 11 orang yang harus dimanfaatkan kapan bisa menyerang dan bertahan," terangnya.
Terdekat, tim kesayangan Jakmania itu akan menghadapi Persita Tangerang dalam pekan ke-21 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Bali, Rabu (26/1/2022).
Sudirman mengaku sudah menyiapkan cara agar bisa mengalahkan Persita. Baginya yang terpenting mau berusaha dengan keras agar bisa mendapat tiga poin.
"Yang penting pemain saat ini menunjukkan motivasi, kemauan, daya juang yang tinggi, dan mental buat memenangi di laga tersebut," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Hadapi Persita, Sudirman Perbaiki Kekurangan Mental Peninggalan Angelo Alessio
Berita Terkait
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA