Suara.com - Persija Jakarta akan menghadapi Persita Tangerang dalam pekan ke-21 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Bali, Rabu (26/1/2022) malam WIB. Sebagai pelatih pengganti, Sudirman mengaku sudah memperbaiki kekurangan tim Persija setelah dipecatnya Angelo Alessio.
Adapun Angelo Alessio didepak karena dianggap gagal membawa Persija berprestasi. Juru formasi asal Italia itu ditendang setelah hasil kurang memuaskan dalam dua laga terakhir di putaran kedua BRI Liga 1.
Dalam laga tersebut, Persija kalah dari Persipura Jayapura dan imbang melawan Persela Lamongan. Padahal, jelang menghadapi putaran kedua manajemen Macan Kemayoran --julukan Persija-- telah mendatangkan tujuh pemain baru sesuai keinginan beliau.
Kini, Persija ditangani oleh Sudirman yang sebelumnya menjabat sebagai asisten. Mantan pemain Timnas Indonesia itu mengaku timnya sudah siap melawan Persita meski diakuinya tidak akan berjalan mudah.
"Ini situasi di mana saya sekarang menjadi pelatih kepala ya. Tentu ini suatu pertandingan pertama, lawan Persita saya pikir sangat penting dan tidak ringan," kata Sudirman dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/1/2022).
"Kami tahu mereka punya pemain yang agresif dalam bertahan dan menyerang. Tentunya saya sudah memberikan instruksi kepada pemain supaya bisa meredam mereka dan manfaatkan peluang yang ada dengan maksimal," ia menambahkan.
Beberapa hal telah diperbaiki Sudirman yang menurutnya menjadi kekurangan saat ditangani Angelo Alessio. Salah satunya adalah membehi mental Riko Simanjuntak dan kawan-kawan.
"Di dalam teknik di lapangan saya memperbaiki beberapa aspek terutama masalah mental. Karena kompetisi yang sifatnya bubble ini rasa jenuh juga menjadi kendala kami," terang Sudirman.
"Mudah-mudahan apa yang saya latih ini bisa membuat pemain lebih fresh dan termotivasi. Semoga pemain punya mental juang yang lebih sehingga bisa berada di tempat yang seharunya. Karena target kita di papan atas."
Baca Juga: Kiper Madura United Hong Jeong-nam Antusias Belajar Bahasa Indonesia
"Jadi untuk setiap pertandingan kami akan anggap final. Semua pemain harus konsentrasi penuh punya motivasi penuh, berat, besar, dan selalu ingin menang," pungkasnya.
Saat ini Persija masih tertahan di posisi delapan klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 29 poin. Adapun manajemen Persija menargetkan finis di tiga besar pada akhir musim.
Berita Terkait
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan