Suara.com - Persebaya Surabaya mengumumkan tiga pemainnya yang positif COVID-19, yakni Akbar Firmansyah, Reva Adi Utama dan Ady Setiawan. Sehingga mereka harus menjalani masa karantina.
"Tadi (Jumat malam), kami mendapat kabar bahwa tiga pemain dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes usap rutin jelang pertandingan," ujar Pelatih Persebaya Aji Santoso di sela konferensi pers virtual usai laga melawan PS Sleman di Bali, Sabtu malam.
Dua dari ketiga pemain tersebut, yaitu Ady Setiawan dan Reva Adi Utama merupakan skuad inti dan tak tergantikan di setiap pertandingan. Ady menempati posisi bek kanan, sedangkan Reva adalah tandem duetnya di pemain belakang sisi kiri.
Sedangkan, Akbar adalah gelandang muda energik yang kerap masuk sebagai pemain pengganti, bahkan sempat beberapa kali tampil sebagai starter.
"Ady dan Reva masuk tim inti lawan PSS. Tapi kami harus mengubahnya setelah ada pengumuman tersebut. Ady digantikan Arizky Wahyu Satria, sedangkan posisi Reva diisi Franc Rikhart Sokoy," ucapnya.
Aji Santoso menceritakan, pada Jumat (28/1) malam, seperti biasa ia memimpin tim melakukan meeting untuk membahas teknik dan taktik menjelang pertandingan. Namun, di tengah pembahasan, ia menerima telepon dari manajer tim bahwa ada tiga pemainnya terpapar COVID-19.
"Kami semua kaget mendengarnya dan tentu suasana langsung berubah. Kami bingung karena tim sudah siap. Tapi, bagaimanapun juga Persebaya harus bermain dan syukur bisa mengamankan poin penuh," kata legenda hidup Persebaya dan Timnas tersebut.
Sementara itu, Aji Santoso juga selalu mengingatkan kepada semua pemain serta ofisial untuk memperketat protokol kesehatan selama di Bali, termasuk tidak keluar hotel tanpa izin.
"Tak perlu keluar hotel apabila tidak mendesak. Semua pemain dan ofisial harus mematuhi dan kami berharap tak ada lagi yang terpapar," katanya.
Baca Juga: Hasil Persib vs Persikabo: Skuad Pincang Maung Bandung Menang 1-0
"Tiga pemain sudah menjalani karantina dan mereka dalam keadaan baik-baik saja, atau tanpa gejala. Semoga segera negatif dan bergabung kembali bersama tim," tutur Aji menambahkan.
(Antara)
Berita Terkait
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
HGII Tegaskan Komitmen Menuju Pasar Modal Hijau, Kapasitas Energi Ditargetkan 100 MW pada 2031
-
Emiten POLI Incar Bisnis Hotel Kelas Menengah
-
Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen
-
Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru
-
Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih
-
Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?
-
Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP