Suara.com - Nama Sergio Aguero dikabarkan sedang melakukan proses naturalisasi Malaysia. Namun, Aguero yang dimaksud bukan penyerang legendaris yang pernah membela Manchester City.
Sergio Aguero yang akan dinaturalisasi Malaysia ini adalah yang berkarier di Liga Malaysia bersama Sri Pahang FC. Ia merupakan striker berusia 27 tahun yang juga berkebangsaan Argentina.
Pengajuan naturalisasi Sergio Aguero ini dilakukan oleh pihak klubnya Sri Pahang. Selain itu, ada juga satu pemain asing yang diajukan bersamanya, yakni Lee Tuck.
Alasan Sri Pahang FC mengajukan Lee Tuck dan Sergio Aguero untuk dinaturalisasi karena mereka sudah mendatangkan lima pemain asing lainnya. Pasalnya, regulasi liga di Malaysia memang membatasi hanya lima pemain asing di klub.
Nah, karena Aguero dan Lee Tuck sudah memiliki syarat untuk dinaturalisasi, maka Sri Pahang mengajukan prosesnya agar keduanya bisa bermain di klub pada Liga Malaysia musim ini.
"Sejalan dengan ini, segala proses berjalan lancar dan mengharapkan segalanya berjalan sesuai rencana," ucap sumber di Sri Pahang dikutip dari bharian.com.my pada Rabu (2/2/2022).
"Ini karena Sri Pahang sudah mendatangkan lima pemain asing untuk bersaing di Liga Malaysia dan sudah passti Tuck serta Aguero sudah lama beraksi di Liga Malaysia, sehingga dapat dinaturalisasi musim ini," imbuhnya.
Di sisi lain, pihak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terlah mengumumkan bahwa mereka tidak akan menghalangi klub untuk menaturalisasi pemainnya.
Meski begitu, FAM masih menangguhkan proses naturalisasi pemain untuk timnasnya, tapi masih memperbolehkan klub melakukan hal itu jika syaratnya terpenuhi.
Baca Juga: Membedah Trio 3 Penyerang Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-23
Kendati begitu, tidak menutup kemungkinan bagi Malaysia akan memakai Aguero jika performanya mumpuni. Apalagi ia masih berusia 27 tahun, sehingga hal itu akan menjadi alarm berbahaya bagi negara tetangga, termasuk Indonesia.
Sementara itu, Sergio Aguero di musim lalu menjalani peminjama bersaa Perak FC. Ia mencetak dua gol dan tiga assist dalam 15 pertandingan yang dilakoni.
Berita Terkait
-
Sebelum Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF U-23, Malaysia Bakal Hadapi Klub Saddil Ramdani
-
Dituding Ikut Campur Urusan Timnas Malaysia, Begini Respons Pemilik JDT
-
Imbas Safuwan Baharudin Sindir Asnawi Mangkualam, Klub Liga Malaysia Diserang Netizen Indonesia
-
Dilatih Mantan Bos Shin Tae-yong, Pemain Malaysia Dianggap Kurang Berkualitas
-
3 Faktor Pelatih Asal Korea Selatan Banyak Diminati Negara Asia Tenggara
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan