Suara.com - Duel Madura United vs Persela Lamongan di pekan ke-23 BRI Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion Ngurah Rai, Bali, Sabtu (5/2/2022) malam WIB berakhir imbang 1-1. Meski tampil dalam keterbatasan, kedua tim tetap tampil agresif.
Adapun kedua tim melakoni laga ini dalam kondisi tidak sempurna karena sebagian besar pemain tidak bisa dibawa karena positif Covid-19, cedera, dan menjalani akumulasi kartu. Bahkan, kedua tim juga tidak didampingi oleh pelatih kepala masing-masing.
Dalam daftar susunan pemain (DSP), Persela hanya membawa tiga pemain cadangan di mana dua diantaranya kiper. Sementara Madura United hanya ada dua cadangan.
Kedua tim yang bisa dibilang tampil dengan skuad apa adanya cukup sengit memainkan pertandingan. Terbukti kedua tim memainkan sepak bola terbuka untuk mencetak gol.
Madura United yang terbilang lebih baik dari segi komposisi tim memang memberikan tekanan sejak menit awal. Namun, justru Laskar Sappe Kerrab kebobolan terlebih dahulu.
Ibrahim Musa Kosepa mencetak gol pada menit ke-31 setelah beberapa percobaan yang dilakukan pemain Persela bisa dipatahkan oleh Dwi Kuswanto.
Cukup lama bagi Madura United menyamakan skor menjadi 1-1. Gol baru tercipta pada menit ke-41 lewat titik putih. Renan Silva yang dipercaya sebagai algojo berhasil mengelabui kiper Persela dengan tendangan panenkanya.
Skor 1-1 tidak berubah hingga turun minum meski kedua tim sama-sama melakukan serangan.
Jalannya babak kedua Madura United terlihat lebih dominan. Berbagai upaya terus dilakukan Renan Silva dan kawan-kawan untuk bisa kembali mencetak gol.
Namun, upaya yang dilakukan tidak berhasil. Alhasil, hingga peluit tanda berakhirnya laga dibunyikan skor 1-1 tidak berubah.
Baca Juga: Hasil Emergency Meeting PSSI dan LIB: BRI Liga 1 Lanjut di Tengah Badai Covid-19
Hasil ini membuat Madura United tertahan di posisi 10 klasemen dengan 26 poin. Sementara Persela belum bisa keluar dari zona degradasi posisi 16 dengan 18 poin.
Susunan pemain:
Madura United: Muhammad Ridho; Andik Rendika Rama, Asep Berlian, Fachruddin Aryanto, Novan Setya Sasongko; Fandri Imbiri, Fadilah Nur Rahman, Moch Kevy Syahertian, Renan Silva; Bayu Gatra, Ronaldo Kwateh.
Asisten Pelatih: Oswaldo Lessa.
Persela: Dwi Kuswanto; Demerson Bruno, Kahar, Moch Sandy Ferizal; Guilherme Felipe, Selwan Sinan Chasib Al Jaberi, Syarif Wijianto, Takwir; Ibrahim Kosepa, Ilham Fathoni, Radiansyah.
Asisten Pelatih: Weliansyah.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Cerita Nenek Jordy Wehrmann Soal Hasrat Cucunya Bela Timnas Indonesia
-
Klasemen Terbaru BRI Super League Usai Persija Jakarta Tekuk MU 2-0 di GBK
-
Sejajarkan dengan Maracana! Pelatih Brasil Terkesima Kemegahan GBK Jelang Lawan Persija
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?