- Michael Carrick meminta Manchester United berpikir rasional dan tidak terburu-buru menentukan pelatih kepala permanen.
- Carrick telah memimpin Setan Merah meraih tiga kemenangan beruntun impresif di Premier League.
- Fokus utama Carrick adalah meningkatkan kualitas tim, bukan memikirkan kepastian posisinya sebagai pelatih.
Suara.com - Michael Carrick meminta Manchester United untuk tidak mengambil keputusan terburu-buru terkait statusnya sebagai pelatih kepala permanen, meski mencatatkan awal yang impresif sebagai manajer interim di Old Trafford.
Carrick yang ditunjuk menangani MU hingga akhir musim sukses membawa Setan Merah meraih tiga kemenangan beruntun di Premier League.
Ia menumbangkan Manchester City, Arsenal, dan Fulham, sekaligus mengangkat MU ke posisi empat besar klasemen sementara.
Kemenangan atas Tottenham Hotspur di Old Trafford pada Sabtu siang waktu setempat berpotensi semakin menguatkan spekulasi bahwa Carrick layak dipertahankan sebagai pelatih tetap musim depan.
Namun, pria berusia 44 tahun itu menegaskan klub harus tetap rasional.
“Saya menikmati apa yang saya lakukan. Saya berada di sini dan merasa seperti di rumah, tetapi saya sepenuhnya memahami situasinya,” ujar Carrick dilansir dari Dailymail.
“Tidak ada yang berubah. Saya tidak ingin terlalu terbawa suasana. Tanggung jawab saya jelas, dan hasil dalam periode singkat tidak boleh mengubah arah klub.”
Menurut Carrick, keputusan strategis tidak seharusnya didasarkan pada reaksi sesaat, baik saat tim meraih kemenangan maupun ketika menghadapi masalah.
“Kalau keputusan berubah hanya karena beberapa hasil, berarti ada yang salah. Sepak bola tidak bisa dijalankan secara tergesa-gesa,"
Baca Juga: Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
Mantan gelandang Timnas Inggris itu menegaskan fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas tim, bukan memikirkan masa depannya sendiri.
“Kami ingin Manchester United sukses, bukan hanya sampai akhir musim. Apakah itu dengan saya atau orang lain, saya tidak bisa mengontrolnya,” kata Carrick.
Ia juga mengingatkan bahwa dinamika sepak bola bisa berubah dengan cepat, sehingga tim harus tetap rendah hati dan fokus pada progres jangka panjang.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Manchester United Bidik Kapten West Ham United?
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Mikel Arteta vs Guardiola di Final Carabao Cup: Murid Tantang Guru, Kini Arsenal Punya Keunggulan?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Panduan Lengkap Cara Menuju Indonesia Arena Tonton Final Piala Asia Futsal 2026
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut