Suara.com - Kesimpangsiuran hasil tes swab PCR menimpa Persela Lamongan jelang laga kontra Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 BRI Liga 1, Kamis (10/2/2022) malam ini pukul 20.45 WIB di Bali.
Awalnya Persela menerima pemberitahuan dari penyelenggara swab PCR, PT LIB selaku operator liga, bahwa seluruh pemain, pelatih dan staf Persela dinyatakan negatif COVID-19.
Pemberitahuan itu diterima sekira pukul 08.00 WIB tadi atau sesaat sebelum skuad Persela melakukan latihan ringan.
Namun sekira 30 menit kemudian, Persela kembali menerima pemberitahuan hasil swab terbaru, yang menyatakan bahwa ternyata ada 11 orang dari skuad Laskar Joko Tingkir yang dinyatakan positif COVID-19.
Dari 11 orang yang positif tersebut, lima di antaranya adalah pemain, yaitu Dwi Kuswanto, Valentino Telaubun, Ricky Ohorella, Jose Wilkson dan Risqki Putro Utomo. Sedangkan enam lainnya adalah pelatih Jafri Sastra beserta staf Persela.
Manajer Persela, Taufiq Kasrun, mengungkapkan bahwa kesimpangsiuran hasil swab tersebut dikarenakan kesalahan dari penyelenggara PCR, PT LIB.
"Iya, barusan crosscheck ke dokter PT Liga (LIB). Memang terjadi kesalahan di vendor PCR dan itu terjadi pada semua tim yang bertanding hari ini," kata Taufiq seperti dikutip dari TIMES Indonesia --jaringan Suara.com, Kamis (10/2/2022).
Berdasarkan penjelasan dari dokter PT LIB, kata Taufiq, perubahan hasil swab PCR terjadi akibat kecerobohan petugas yang terburu-buru mengirimkan hasil swab PCR ke masing-masing klub.
"Dijelaskan bahwa hasil yang pertama itu benar-benar belum fix, tapi sudah keburu dikirim ke masing-masing tim, akhirnya timbul seperti ini. Jadi murni kesalahan vendor," tuturnya.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Duel Persipura Jayapura vs Persik Kediri Berakhir Sama Kuat
Meski demikian, laga Persela Lamongan vs Persebaya Surabaya tetap akan digelar malam ini, karena jumlah pemain Persela yang berstatus negatif COVID-19 melebihi jumlah minimal untuk dapat melangsungkan pertandingan.
"Kita masih ada 22 pemain (yang siap bertanding). Masih cukup," tukas Taufiq
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Cetak 2 Gol Beruntun, Tristan Gooijer Masuk Radar John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia?
-
Manchester City Hantam Liverpool di Anfield, Bernardo Silva Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
-
Mengerikan, Abdukodir Khusanov Alami Gegar Otak usai Terhantam Lutut Donnarumma
-
Komentar Ole Romeny usai Bantu Oxford United Tahan Pemuncak Klasemen, Mulai Nyaman?
-
Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan
-
Timnas Indonesia U-17 Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora, Nova Pasrahkan ke Kurniawan Dwi Yulianto
-
Sampaikan ke PSSI, Nova Arianto Akui Timnya Masih Jauh dari Level Asia
-
Pantas Saja Kalah Telak, Timnas Indonesia U-17 Turun dengan Skuad Baru
-
Kalah Telak 0-7 dari China, Nova Arianto: Jauh dari Harapan
-
Vitinha Jadi Target Utama Real Madrid di Bursa Transfer Musim Panas