Suara.com - Salah satu pemain keturunan incaran pelatih Shin Tae-yong, Tijjani Reijnders telah menolak tawaran untuk membela timnas Indonesia.
Kabar tersebut disampaikan anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani. Lewat Instagram, Hasani menyebut Tijjani Reijnders belum berminat berseragam Skuad Garuda.
"Baru dikabarkan dari kolega di Eropa, dimana Tijjani Reijnders belum berminat bergabung Timnas." tulis Hasani Abdulgani di Instagram, Jumat (18/2/2022).
Meski tawaran PSSI ditolak, Hasani Abdulgani berharap gelandang AZ Alkmaar itu bisa berubah pikiran di masa mendatang dan berminat untuk membela timnas Indonesia.
Hasani juga mengabarkan bahwa saat ini pihaknya tengah menunggu respon dari pemain lain. Targetnya bakal ada 4 pemain lagi yang akan dibidik PSSI untuk dinaturalisasi.
"Semoga next time dia berminat. Sekarang kami lagi menunggu respons dari beberapa pemain lainnya yang direkomendasi oleh Coach Shin Tae yong. Semoga target untuk 4 pemain tetap tercapai," tambah Hasani.
Nama Tijjani Reijnders muncul ke permukaan setelah Kevin Diks dan Mees Hilgers gagal dinaturalisasi karena tak mendapat restu dari kedua orang tuanya.
Hasani menjelaskan bahwa Tijjani Rejinders yang lahir di Zwolle, pada 29 Juli 1998 memiliki darah Indonesia karena keturunan Maluku. Ayahnya, Martin Reynders adalah mantan pesepak bola asal Belanda.
"Dia keturunan Maluku. Pemain dari AZ Alkmaar," kata Hasani.
Baca Juga: Diboyong Tokyo Verdy, Pratama Arhan Siap Belajar Bahasa Jepang
Tag
Berita Terkait
-
Boyong Bintang Timnas Indonesia Pratama Arhan, Followers Instagram Tokyo Verdy Tertinggi di Klub Liga Jepang
-
Suporter Tokyo Verdy Sudah Bikin Chant Khusus buat Pratama Arhan
-
Profil Brylian Aldama, Talenta Indonesia yang Resmi Dilepas HNK Rijeka
-
Full Abroad, Gambaran Lini Belakang Timnas Indonesia Usai Pratama Arhan Gabung Tokyo Verdy
-
Tijjani Reijnders Belum Berminat Gabung ke Timnas Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan