Suara.com - Kapten Borussia Dortmund Marco Reus berperan dalam lima gol saat timnya menghancurkan mantan klubnya Borussia Moenchengladbach 6-0 dalam laga Bundesliga pada Minggu waktu setempat sehingga terus menguntit pemuncak klasemen Bayern Muenchen.
Reus yang beralih klub dari Gladbach menjadi Dortmund lebih dari satu dekade lalu pada harga 17 juta euro, mencetak dua gol dan membuat tiga assist.
Dia memilih tidak mengambil penalti yang didapatkan timnya pada waktu tambahan. Penalti ini diambil oleh Emre Can yang sukses mengonversinya untuk menuntaskan pesta enam gol tanpa balas ini.
Kemenangan itu membuat Dortmund tinggal enam poin di belakang Bayern setelah sang juara bertahan mengalahkan Greuther Fuerth 4-1 di kandangnya sendiri beberapa jam sebelumnya.
Kemenangan ini juga meredakan rasa sakit dari dua kekalahan kandang yang baru-baru ini dialami Dortmund.
Pertama saat kalah 2-4 dari Rangers dalam pertandingan Liga Europa dan kemudian kalah 2-5 dari Bayer Leverkusen dalam pertandingan Bundesliga dua pekan lalu.
Reus membuka skor pada menit ke-26 dengan memanfaatkan bola pantul setelah kiper Swiss Yann Sommer menangkis tendangan Donyell Malen.
Enam menit kemudian Reus membalas budi dengan bermain satu-dua bersama Malen, yang melepaskan tendangan yang tak bisa dihentikan Sommer untuk menggandakan keunggulan Dortmund.
Gladbach nyaris membalaskan satu gol pada babak kedua ketika upaya Jonas Hofmann membentur tiang gawang.
Baca Juga: Pelatih Dortmund Bertekad Balikkan Keadaan pada Leg Kedua Lawan Rangers
Dortmund malah kembali mencetak gol setelah Reus memberikan umpan kepada Marius Wolf untuk mencetak gol pada menit ke-70, dua menit setelah pemain ini masuk dari bangku cadangan.
Sang kapten kemudian menambahkan assist ketiganya pada pertandingan ini empat menit kemudian ketika Youssoufa-Moukoko yang juga pemain pengganti mencetak gol keempat Dortmund.
Reus kemudian kembali mencetak gol setelah mengelola umpan panjang dari bek Mats Hummels, sebelum Can menyempurnakan penderitaan Gladbach dari titik putih setelah Wolf dijatuhkan di dalam kotak penalti.
Berita Terkait
-
Pelatih Dortmund Bertekad Balikkan Keadaan pada Leg Kedua Lawan Rangers
-
Hasil Liga Europa: Dortmund Dipermalukan Rangers 2-4 di Signal Iduna Park
-
Dortmund vs Rangers, Marco Rose Tuntut Skuatnya Bermain Konsisten
-
Tanpa Ampun! Bochum Gasak Bayern Muenchen 4-2
-
Tinggalkan Bayern Munich, Niklas Sule Dipastikan Gabung Borussia Dortmund
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali