Suara.com - Penjaga gawang Sampdoria, Emil Audero Mulyadi, bakal menjadi kiper termahal di Asia apabila memutuskan untuk bergabung dengan timnas Indonesia.
Saat ini, Emil Audero menjadi salah satu pemain keturunan Indonesia yang tengah dijajaki oleh PSSI untuk diberi status WNI agar bisa memperkuat timnas Indonesia.
Apabila Emil Audero benar-benar menerima tawaran PSSI dan menjadi penjaga gawang timnas Indonesia, maka ia bakal menjadi kiper paling mahal di Asia.
Sebab, saat ini laman Transfermarkt mencantumkan harga pasar senilai 12 juta euro kepada kiper berusia 25 tahun ini. Jumlah itu setara dengan Rp 190,8 miliar.
Dengan harga pasar sebesar itu, Emil Audero mengungguli kiper andalan timnas Australia yang pernah berkarier di Liga Inggris, Matthew Ryan.
Saat ini, Matthew Ryan yang bermain bersama Real Sociedad memiliki harga pasar senilai 5 juta euro, atau setara dengan Rp 79,5 miliar.
Dengan kata lain, harga pasar yang dibanderol untuk Emil Audero nilainya lebih dari dua kali lipat dari nilai pasar kiper timnas Australia tersebut.
Sebelumnya, nama Emil Audero muncul ke permukaan lewat pernyataan yang disampaikan oleh salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani.
Anggota Exco PSSI yang mendapat tugas untuk menelusuri jejak pemain keturunan Indonesia itu menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak Audero.
Baca Juga: Wonderkid Persiraja Antusias Hadapi Korsel Bersama Timnas Indonesia U-19
Hasani Abdulgani menjelaskan, Audero dan agennya akan memberikan jawaban kepada PSS dalam waktu dekat soal tawaran dari PSSI.
“Kolega kami dari Italia sudah bertemu dengan manajernya Emil Audero. Mereka minta waktu sampai minggu depan (bukan 1 hari) untuk menjawab,” kata Hasani Abdulgani.
“Setelah itu mereka akan menjawab ikut atau tidak. Semoga saja Emil berkenan gabung dengan timnas Indonesia,” ia melanjutkan.
Emil Audero sebelumnya sudah sering mendapatkan panggilan untuk memperkuat timnas Italia di kelompok usia muda.
Tercatat, dia sudah tampil sejak di level U-15 hingga U-21. Namun, kiper berusia 25 tahun ini belum sekali pun mencatatkan caps bersama timnas senior.
Oleh karena itu, ia masih berpeluang besar untuk memperkuat timnas Indonesia apabila menerima tawaran menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Emil Audero Mulyadi menjadi salah satu nama pemain yang akan melengkapi daftar empat pemain keturunan yang akan memperkuat skuad Merah Putih.
Sebelumnya, sudah ada Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama. Ketiganya dalam proses administrasi untuk mendapatkan status WNI.
Kontributor: Muh Adif Setiawan
Tag
Berita Terkait
-
5 Hits Bola: Reaksi Emil Audero Mulyadi usai Dikabarkan Bakal Jadi Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Dibanjiri Netizen Indonesia, Emil Audero Tutup Kolom Komentar di Akun Instagram, Merasa Terganggu?
-
Penyerang Vitesse Pamer Tato Berbahasa Indonesia, Siap Gabung Skuad Garuda?
-
Tiga Alasan Cyrus Margono Layak Kawal Gawang Timnas Indonesia
-
Kirim 7 Pemain ke TC Timnas Indonesia U-16, Persija: Jaga Nama Baik Klub
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions