Suara.com - FK Senica mendapatkan berkah karena diperkuat dua pemain timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Kedua pemain itu mampu menyokong finansial klub karena monetisasi konten di media sosial.
Sebagaimana diketahui, FK Senica memang krisis finansial usai ditinggal pemiliknya Oldrich Duda pada Desember 2021 lalu. Namun, klub akhirnya diambil alih oleh Peter Snegon.
Ia tak sendirian karena mendapatkan bantuan dari pengusaha lokal di Senica untuk terus menghidupkan klub.
Menukil laporan dari sport.aktuality.sk pada Sabtu (5/3/2022), saat ini FK Senica masih punya utang sebesar satu juta euro (sekitar Rp15,7 miliar). Pihak klub pun sedang putar untuk melunasi utangnya.
Pasalnya pada 1 April mendatang setidaknya FK Senica dan klub Liga Slovakia lainnya harus mengirimkan dokumen terkait status komitmen ke komisi lisensi demi dianggap sebuah klub profesional.
Nah, ternyata adanya Egy dan Witan di FK Senica membantu keuangan tim. Kedua pemain itu mampu memperbaiki finansial klub lewat monetisasi di media sosial hingga penjualan jersey.
Memang sejak kedatangan Egy dan Witan, FK Senica punya banyak pengikut di media sosial baik Instagram dan YouTube. Mereka pun aktif membuat konten soal dua pemain Indonesia ini.
"Kami telah mengatur untuk memonetisasi postingan. Ini bukan jumlah besar. Ada ratusan, terbanyak bisa beberapa ribu euro dalam sebulan," ucap David Balda dari sport.aktuality.sk.
"Kami juga menjual jerseu ke Indonesia. Ini adalah bantuan lain untuk klub, setidaknya untuk pengeluaran," imbuhnya.
Baca Juga: Legenda Timnas Indonesia Budi Sudarsono Main Tarkam, Penonton Membludak
Dengan tambahan pendapatan berkat magnet Egy serta Witan, FK Senica kini perlahan melunasi utangnya.
"Utang sedikit berkurang, kami telah menyelesaikan beberapa hal," sambung David Balda lagi.
Terlepas dari utangnya, FK Senica akan bergulat di Relegetian Round dalam 10 laga terakhir Liga Slovakia. Mereka juga masih punya kesempatan untuk meraih trofi di Piala Slovakia.
Sebab, FK Senica berhasil lolos ke perempatfinal Piala Slovakia usai mengalahkan SK Sasova. Nantinya mereka akan menghadapi Pohronie di babak selanjutnya.
Tag
Berita Terkait
-
Witan Sulaeman Dapat Hukuman usai Kalah Tanding Bulu Tangkis Lawan Egy Maulana Vikri
-
5 Pemain yang Berpotensi Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023
-
Gagalkan 2 Peluang Egy Maulana Vikri, Kiper SK Sasova Malah Dipuji Pelatih FK Senica
-
Pelatih FK Senica Beri Sanjungan untuk Witan Sulaeman yang Cetak Gol Cepat
-
Momen Gol Witan Sulaeman di Piala Slovakia, Bantu FK Senica Menang Telak 3-0
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21